NGAWI – Rona perayaan hari ulang tahun ke-50 tahun PDI Perjuangan masih berbinar di Kabupaten Ngawi. Kader-kader Banteng Ngawi masih menggelorakan semangat ‘Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam’, dengan berbagai bentuk kegiatan.
Sebelumnya, PDI Perjuangan Ngawi melaksanakan bhakti dengan memberikan bantuan untuk anak-anak stunting dan ibu hamil (bumil) kekurangan energi kronis (KEK), serta melaksanakan bersih kali dan penghijauan. Kini, para Sukarnois Ngawi kembali melancarkan bakti untuk masyarakat.
Kali ini, DPC PDI Perjuangan Ngawi kembali membagikan paket sembako untuk ibu hamil KEK –Kekurangan energi kronis, yakni kekurangan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama– di 8 puskesmas.
Pembagian paket sembako, berupa roti, susu, telur, beras, dan lainnya dibagikan untuk ibu-ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis di wilayah kerja masing-masing puskesmas. Paket sembako dalam kantong berkelir merah dan ada logo kepala Banteng itu diserahkan melalui puskesmas, untuk kemudian dibagikan kepada penerima.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, dalam keterangannya menyampaikan, pembagian paket sembako tersebut masih dalam rangkaian semarak HUT Emas Partai di Bumi Ngawi Ramah.
“Sebagaimana arahan ketua umum, agar kader memperhatikan mengenai stunting melalui pemenuhan gizi bagi ibu hamil,” kata Dwi Rianto Jatmiko kepada pdiperjuangan-jatim.com, pada Selasa (31/1/2023).

Alumni GMNI tersebut menerangkan, pemenuhan gizi bagi ibu hamil dapat mencegah potensi bayi terdampak stunting. Sebab, seperti yang diketahui, selain kekurangan gizi di masa pertumbuhan anak, stunting juga dapat terjadi apabila dalam masa mengandung, ibu hamil kekurangan nutrisi.
“Stunting, selain mempengaruhi tinggi badan anak, juga berpengaruh pada perkembangan otak. PDI Perjuangan ingin memastikan, generasi penerus nanti bisa sehat, baik secara fisik maupun mental,” ujarnya.
“Pembagian paket sembako untuk ibu hamil KEK dari PDI Perjuangan Ngawi sejalan dengan semangat pemerintah untuk menurunkan angka stunting dibawah 14 persen,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi Adrisk Fuad Marhandhika mengatakan, paket sembako untuk ibu hamil KEK yang dibagikan sejumlah puluhan kantong. Bantuan diserahkan melalui 8 puskesmas yang wilayahnya menjadi lokus sebaran ibu hamil KEK.
“Puskesmas Ngawi, Ngawi Purba, Paron, Teguhan, Kedunggalar, Geneng, dan Pangkur. Masing-masing puskesmas mendapatkan 50 paket sembako untuk ibu hamil KEK,” papar Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi Adrisk Fuad Mahardika. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










