Sabtu
05 September 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah Ajak Pengelola Madin Waspadai Guru Intoleran dan Anti Kebhinekaan

pdip jatim 221224 baskara madin 1

MALANG – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, minta para pengelola dan pimpinan madrasah diniyah (madin) mewaspadai dampak dari guru yang cenderung intoleran dan anti kebhinekaan. Dia mengingatkan untuk menjaga kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Citra madrasah diniyah yang selama ini positif, jangan sampai dirusak dengan menyebarkan ide-ide menentang negara oleh guru-guru yang menebar intoleransi. Beberapa kajian menunjukkan bahwa banyak guru anti keberagaman, intoleran dan irasional, dan ini berbahaya bagi perkembangan intelektual siswa,” ucap Ahmad Basarah, Jumat (23/12/2022).

Hal itu dia sampaikan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan Forum Komunikasi DPC Diniyah Takmiliyah Kabupaten Malang.

Pada kesempatan itu, Basarah memaparkan hasil survei PPIM UIN Jakarta tahun 2018 terhadap guru muslim dari TK hingga SMA (adrasah aliyah) .

Hasil survei tersebut menemukan banyak guru yang tidak moderat, 21% guru tidak setuju bahwa tetangga yang berbeda agama dapat menyelenggarakan acara keagamaan, 56% guru tidak setuju jika non-Muslim mendirikan sekolah agama di dekatnya.

Lebih lanjut, hasil survei tersebut mengemukakan fakta sebanyak 33% guru siap mendorong orang lain untuk berjuang mendirikan negara Islam, dan 29 % guru mengatakan mereka siap mengobarkan jihad di Filipina, Suriah, dan Irak.

“Jika semua pandangan ini tidak dikoreksi, saya khawatir dukungan pemerintah terhadap ratusan ribu madrasah Islam akan disalahgunakan terhadap negara. Kita adalah satu bangsa. Dari pengalaman, antar warga terbelah di beberapa negara yang tidak bisa menjaga kebhinekaannya,” ucapnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut pada 2021 kini terdapat 26.129 sekolah madrasah resmi di bawah Kementerian Agama dengan 334.533 guru. Sementara itu, data Kementerian Agama tahun 2021/2022 menyebutkan saat ini terdapat 84.740 madrasah informal.

“Kalau negara tidak menggunakan potensi besar ini, saya tidak tahu masa depan Indonesia akan seperti apa. Nasionalisme harus terus dikobarkan karena pihak-pihak tertentu diketahui sengaja menyebarkan fitnah bahwa Pancasila adalah thagut, Pancasila adalah paham sekuler yang melawan Ajaran Islam,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan Pusat GM FKPPI ini.

Oleh karena itu, Ahmad Basarah merasa perlu untuk membimbing para pimpinan madrasah diniyah agar secara bersama-sama memahami secara sistematis dan benar tujuan nasional yang menjadi dasar negara ini didirikan.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI. Lewat forum ini disampaikan dan dijelaskan landasan fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara agar bisa dipahami seluruh lapisan masyarakat.

“Saya ingin mengutip pesan Bung Karno kepada para guru. Dikatakan beliau, bangsa akan kehilangan kemanusiaannya jika guru hanya tahu cara mengajar, cara menulis, dan cara berhitung. Hanya seorang guru yang memiliki semangat kebangkitan yang dapat menghidupkan kembali jiwa seorang anak,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan itu. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...