Selasa
03 November 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Menang Tebal di Pemilu 2024, Begini Pesan Sri Rahayu untuk Para Saksi

pdip-jatim-221212-ppsd-tulungagung-1

TULUNGAGUNG – Ketua Bidang Kesehatan dan Anak DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu menegaskan bahwa saksi adalah milik partai bukan milik perorangan.

Sehingga, hasil dari menjalankan tugas sebagai seorang saksi harus kembali kepada partai bukan kepada perorangan.

“Perlu diingat lagi, saksi ini adalah milik partai bukan milik perorangan,” kata Sri Rahayu saat memberikan arahan pada kegiatan Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) yang digelar DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sabtu (10/12/2022) malam.

Anggota Komisi V DPR RI yang akrab disapa Yayuk ini menambahkan, saksi yang bertugas di kecamatan harus betul-betul mendapatkan pelatihan, karena proses perhitungan suara di tingkat kecamatan membutuhkan waktu lama.

Baca juga: 2 Hari Ikuti PPSD, PAC Kauman Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BSPN Tulungagung

Selain itu, kader yang ditugaskan menjadi saksi harus menjalankan tugas dengan baik, tidak hanya datang, duduk dan diam saja tapi harus benar-benar menjalankan tugas sebagai saksi.

“Saksi merupakan salah satu faktor penting di dalam proses pemilu 2024 khususnya dalam perhitungan suara,” ucapnya.

Karena pentingnya fungsi saksi, maka menjadi salah satu alasan Ketua Umum PDI Perjuangan untuk melembagakan saksi menjadi sebuah badan Partai, yakni Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN).

Dengan dilembagakan, diharapkan saksi partai sifatnya menjadi permanen sehingga saksi yang ditugaskan akan semakin matang dalam setiap proses Pemilu.

“Ketua umum menilai saksi ini adalah garda kedua pemenangan partai setelah struktural dan Kader Partai. Saya berharap semua saksi bisa menjalankan tugas dengan baik, karena betapa pentingnya fungsi saksi dalam mengamankan suara partai,” harap Yayuk.

Pada Pemilu 2024 mendatang, lanjut Yayuk, pertanyaannya bukan mau menang atau tidak. Tapi memang harus menang dan yang dibutuhkan adalah menang tebal.

Sebagai pengurus DPP, Yayuk minta agar semua saksi selalu disiplin dalam menjalankan tugas. Dirinya melarang seorang saksi datang terlambat, artinya surat tugas datang dulu baru orangnya menyusul.

“Hal pertama yang harus diperhatikan saksi adalah disiplin, disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin dalam rangka melihat proses pemilihan. Jangan menunggu, saksi harus aktif,” tegasnya

Yayuk kembali menegaskan, bahwa peran dari saksi sangat penting, sehingga kader yang bertugas menjadi saksi harus selalu menjaga kesehatan. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...