Rabu
14 Oktober 2026 | 10 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Homestay Naik Kelas Banyuwangi Raih Gold Champion dari MarkPlus

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-09122022

JAKARTA – Inovasi Banyuwangi dalam bidang pariwisata mendapatkan penghargaan dalam Government Entrepreneurial Marketing Awards di Jakarta, Kamis (8/12/2022). Inovasi berupa Homestay Naik Kelas mendapat Gold Champions dalam penghargaan yang diberikan lembaga marketing bertaraf internasional, MarkPlus.

CEO MarkPlus, Hermawan Kertajaya, menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Hermawan menyebutkan, homestay naik kelas di Banyuwangi memiliki dampak signifikan bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat secara langsung.

“Masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata. Tapi, juga terlibat dan diberdayakan,” ujar Hermawan.

Sementara Bupati Ipuk menjelaskan, Homestay Naik Kelas adalah program peningkatan kualitas homestay dari sisi SDM, pelayanan, hingga sarana prasarana guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang menginap di homestay.

“Lewat Homestay Naik Kelas kami buatkan standar fasilitas pelayanan sehingga fasilitas dan pelayanan mereka bisa bersaing, tidak kalah dengan hotel berbintang,” ujar Bupati Ipuk.

Berkat inovasi ini, jumlah homestay sesuai standar tercatat terus meningkat. Pada 2018 terdapat 24 unit, kemudian berkembang menjadi 204 unit (2021). Jumlah kunjungan homestay juga mengalami peningkatan. Pada 2018 tercatat hanya 998 kunjungan, kemudian meningkat pesat sebesar 4.999 kunjungan (2019), sebelum kemudian turun di angka 3.476 (2020) dan 3.237 (2021) dikarenakan pandemi COVID-19.

Inovasi ini juga berdampak pada peningkatan PAD dari kategori pajak homestay. Dari Rp 273 juta (2019), menjadi Rp 340 juta (2020), terakhir mencapai Rp. 393 juta (2021).

“Maka kami akan terus menggeber berbagai program untuk mengangkat jumlah kunjungan homestay,” jelas Bupati Ipuk.

Salah satu porgram untuk mengangkat jumlah kunjungan tersebut adalah melanjutkan kebijakan yang sudah dilakukan sejak 10 tahun lalu. Yakni tidak mengizinkan pendirian hotel melati.

“Ini cara kami memberikan ruang kepada masyarakat untuk membangun homestay. Sehingga mereka turut menikmati berkah ekonomi dari pariwisata,” tandas politisi PDI Perjuangan itu.

Selain itu, baru-baru ini inovasi Homestay Naik Kelas juga menyabet penghargaan TOP 45 Kompetisi Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2022 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pan-RB Abdullah Azwar Anas di Jakarta pada Selasa lalu (6/12/2022). (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...