Rabu
02 September 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Keselamatan Warga, Bupati Ipuk Terjunkan Nakes ke Lokasi Banjir

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-29082021

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan warga terdampak banjir yang terjadi di beberapa wilayah akibat intensitas hujan yang tinggi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, banjir terjadi di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Kota, pada Senin (28/11) petang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, gerak cepat dalam mengevakuasi warga merupakan hal utama yang menjadi perhatian pihaknya.

“Petugas BPBD dan Tagana telah melakukan evakuasi pada warga yang terdampak terutama di zona yang terdampak paling parah, ke lokasi yang aman. Karena jelas bahwa prinsip utama dan di atas segalanya adalah keselamatan warga, maka evakuasi ke tempat aman adalah yang pertama kami lakukan,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Selasa (29/11/2022).

Bupati Ipuk juga menjelaskan, di wilayah perkotaan banjir terjadi di lima kelurahan. Terdapat tiga kelurahan yang terdampak paling parah yakni di Kelurahan Panderejo, Tukang Kayu dan Kepatihan.

“Tenaga kesehatan juga telah dikerahkan untuk memeriksa kesehatan warga terdampak,” terang Bupati Ipuk.

Pemkab Banyuwangi, tambah politisi PDI Perjuangan itu, juga telah menyalurkan makanan kepada warga serta menyediakan lokasi pengungsian sementara di SDN Panderejo. Petugas juga sudah menyiapkan velbed di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, mengatakan banjir terjadi di wilayah perkotaan akibat intensitas hujan tinggi, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB, sehingga drainase di kawasan kota tidak mampu menampung debut air.

Guntur memastikan standar operasional prosedur (SOP) Dam sudah dilakukan. Hanya saja intensitas hujan yang sangat tinggi membuat drainase tak mampu menampung air.

“Seperti di tiga kelurahan, Kepatihan, Panderejo, dan Kampung Ujung karena air over topping di atas tangkis. Selain itu juga diakibatkan pendangkalan Sungai Kali Lo,” jelasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Karhutla Sudah KLB, Penanganan Harus Lintas Kementerian

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah ...
EKSEKUTIF

Rijanto Dorong Parade Baris Berbaris Pelajar Blitar Digelar Rutin Tiap Tahun

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong Parade Baris Berbaris pelajar digelar rutin setiap tahun. Menurutnya, ...
KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...