Sabtu
17 Oktober 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Keselamatan Warga, Bupati Ipuk Terjunkan Nakes ke Lokasi Banjir

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-29082021

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan warga terdampak banjir yang terjadi di beberapa wilayah akibat intensitas hujan yang tinggi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, banjir terjadi di beberapa wilayah, termasuk di Kecamatan Kota, pada Senin (28/11) petang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, gerak cepat dalam mengevakuasi warga merupakan hal utama yang menjadi perhatian pihaknya.

“Petugas BPBD dan Tagana telah melakukan evakuasi pada warga yang terdampak terutama di zona yang terdampak paling parah, ke lokasi yang aman. Karena jelas bahwa prinsip utama dan di atas segalanya adalah keselamatan warga, maka evakuasi ke tempat aman adalah yang pertama kami lakukan,” ujar Bupati Ipuk di Banyuwangi, Selasa (29/11/2022).

Bupati Ipuk juga menjelaskan, di wilayah perkotaan banjir terjadi di lima kelurahan. Terdapat tiga kelurahan yang terdampak paling parah yakni di Kelurahan Panderejo, Tukang Kayu dan Kepatihan.

“Tenaga kesehatan juga telah dikerahkan untuk memeriksa kesehatan warga terdampak,” terang Bupati Ipuk.

Pemkab Banyuwangi, tambah politisi PDI Perjuangan itu, juga telah menyalurkan makanan kepada warga serta menyediakan lokasi pengungsian sementara di SDN Panderejo. Petugas juga sudah menyiapkan velbed di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, mengatakan banjir terjadi di wilayah perkotaan akibat intensitas hujan tinggi, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB, sehingga drainase di kawasan kota tidak mampu menampung debut air.

Guntur memastikan standar operasional prosedur (SOP) Dam sudah dilakukan. Hanya saja intensitas hujan yang sangat tinggi membuat drainase tak mampu menampung air.

“Seperti di tiga kelurahan, Kepatihan, Panderejo, dan Kampung Ujung karena air over topping di atas tangkis. Selain itu juga diakibatkan pendangkalan Sungai Kali Lo,” jelasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...