MALANG – Bupati Malang HM Sanusi bakal menjadikan Kabupaten Malang sebagai pusat pendidikan digital di Indonesia. Dalam rencana tersebut, pihaknya bekerja sama dengan perguruan tinggi (PT), baik lokal maupun internasional.
Menurut Sanusi, pihaknya telah menggandeng Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan King’s College London University yang akan mendirikan kampus di wilayah Kecamatan Singosari.
“Kita sudah bekerja sama dengan UMM untuk Center Future Forward itu bekerjasama dengan London King’s College University untuk membuat pendidikan digital di Singosari,” beber Sanusi, Minggu (6/11/2022).
Tentunya, kampus-kampus yang akan dibangun di Kabupaten Malang seluruhnya bertaraf internasional. Pihaknya juga mengatakan bahwa rencana pembangunan berbagai kampus di wilayah Kabupaten Malang pun mengalami perkembangan yang positif.
Bahkan, saat ini Pemkab Malang hanya tinggal menunggu penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan kampus-kampus negeri, swasta, dan luar negeri yang hendak mengembangkan sektor pendidikan di Kabupaten Malang.
“Jadi ada universitas internasional yang akan mendirikan kampusnya dari Inggris di Singosari. Itu sudah ada pembicaraan, dan tinggal MoU,” terangnya.
Untuk saat ini, seluruh persiapan untuk melakukan penandatanganan MoU atas rencana pembangunan kampus di kawasan Singosari telah dipersiapkan. Namun untuk lokasi kampus tersebut, masih menunggu konfirmasi dari pihak universitas.
“Semuanya sudah dipersiapkan, dan itu adalah awal dari Kabupaten Malang menjadi pusat pendidikan digital,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sementara itu sebagai informasi, sektor pendidikan memang menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Malang dibawah kepemimpinannya bersama dengan Wabup Didik Gatot Subroto.
Hal tersebut ditunjukkan dengan rencana berkembangnya beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Malang yang semakin serius.
Seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, yang rencananya akan dibangun di lahan seluas 16 hektare di Kecamatan Turen. Selain itu, Universitas Brawijaya rencananya juga akan membangun gedung perkuliahan di lahan seluas 30 hektare di Kepanjen. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










