Sabtu
05 September 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kewirausahaan Kunci Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gresik Terus Support 1696 UMKM

IMG-20220914-WA0027_copy_600x338

GRESIK – Isu pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gresik terus menjadi atensi pemerintah daerah. Berbagai cara dilakukan untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Salah satunya, melalui peningkatan kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pudak. Mulai dari memberikan pelatihan, hingga menyediakan rumah vokasi.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut, enterpreneur menjadi salah satu kunci menangani pengangguran dan kemiskinan di Gresik.

Berdasarkan data Disnaker Gresik, per 2021 terdapat 1.696 UMKM di Kabupaten Gresik. Pemerintah telah bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Gresik.

“Pemerintah terus memberikan kemudahan dalam pengembangan UMKM. Seperti pelatihan, kemudahan perijinan dan peningkatan kualitas produk serta pemasaran,” kata Bu Min sapaan akrabnya.

Hal ini sejalan dengan program Apindo Gresik yaitu Apindo Incubator. Program tersebut memberikan pelatihan untuk semua pelaku UMKM sesuai bidangnya masing-masing.

“Program ini menjadi langkah awal memberdayakan pengusaha UMKM di Gresik. Harapan kami sasaran selanjutnya para ibu rumah tangga,” harap wabup yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Wakil bupati perempuan pertama di Gresik ini menambahkan, masyarakat tidak boleh puas menjadi seorang pekerja. Yang diperlukan saat ini adalah sebagai pengusaha kreatif.

“Kita harus punya keinginan menjadi seorang enterpreneur, yang bisa menggerakkan roda perekonomian secara masif,” ungkapnya.

Ketua DPK Apindo Gresik Alfan Wahyudin menyampaikan, program Apindo incubator ini digagas langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk menaikkan kelas dari UMKM di Kabupaten Gresik.

Pelatihan kali ini merupakan yang pertama kali digelar, dan akan terus dilakukan selama beberapa tahun kedepan. Tidak hanya sebatas pelatihan pembuatan kue, namun sesuai dengan bidang masing-masing.

“Kita akan adakan pelatihan-pelatihan dari beberapa bidang yang lain. Sesuai dengan keinginan pelaku UMKM,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko menyampaikan, program ini tidak akan berhenti di pelatihan saja. Namun, seluruh partisipan akan dimonitoring sampai mandiri.

“Kita itu harus menambah skill untuk masyarakat di Gresik, nah ini tujuan Apindo dalam melakukan program Apindo Incubator ini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...