Kamis
10 September 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Kudatuli, DPC Sidoarjo Tahlilan dan Beberkan Sejarah kepada Aktivis-aktivis Muda

pdip-jatim-dpc-sidoarjo-27072022-sidoarjo-2

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar acara memperingati peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli). Selain tahlilan untuk mendoakan arwah para pejuang Partai dan rakyat yang gugur dalam peristiwa itu, acara dilanjut dengan penjelasan sejarah kelam peristiwa tersebut kepada para aktivis-aktivis muda.

Acara dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Jl Jati Selatan IV Nomor 10, Selasa (26/7/2022) malam diikuti pengurus DPC serta para aktivis dari organisasi sayap Partai. Yakni Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Taruna Merah Putih, dan Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

Pihak DPC mengundang anak-anak muda aktivis Partai untuk mengikuti acara ini. Tujuannya, agar terjadi kesinambungan benang merah kesejarahan PDI Perjuangan maupun perjalanan berdemokrasi di negeri ini dari masa ke masa.  

“Acara malam ini sebagai bentuk mengenang peristiwa Kudatuli, dengan pembacaan tahlil dan doa bersama,” ujar Ketua DPC Sidoarjo, Sumi Harsono SE dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, bahwa Kudatuli merupakan sebuah peristiwa yang tak akan pernah terlupakan karena itu adalah momentum perjuangan dalam mempertahankan partai. Dalam sejarahnya, sejumlah kader pendukung Ketua Umum PDI Megawati pada saat itu yang tengah berada di kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta Pusat diserang sekelompok massa pro Soerjadi, ketua umum terpilih versi Kongres Medan.   

Kelompok ini adalah bentukan rezim pemerintah saat itu yang tidak ingin Megawati memimpin PDI. Sehingga diadakanlah Kongres Medan sebagai bentuk forum tandingan dari Kongres di Surabaya yang berhasil memilih Megawati sebagai Ketua Umum PDI.

“Dari peristiwa Kudatuli ini banyak hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran. Seperti halnya persatuan dan kesatuan, juga bagaiamna berdemokrasi harus kita tegakkan dengan berdasarkan Pancasila dan konstitusi yang ada,” ujarnya.

Dengan latar peristiwa sejarah PDI Perjuangan yang dibangun dengan keringat, air mata, darah dan bahkan nyawa, Sumi Harsono berharap terutama kepada kader-kader muda untuk senantiasa mewarisi api semangat kader-kader pendahulu. (da/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...