Minggu
19 Juli 2026 | 9 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Siap Bantu Pemkot Benahi Pasar Tradisional

SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Baktiono mengatakan, dewan siap membantu pemerintah kota dalam pengelolaan pasar-pasar tradisional atau pasar rakyat. Kesiapan dewan ini disampaikan Baktiono, karena banyak pasar tradisional kondisinya memprihatinkan dan hampir luput dari perhatian pemkot.

“Yang kita pikirkan adalah persoalan perekonomian rakyat. Kalau pemkot masih sibuk dengan urusan yang lain, kita siap membantu membuat kajian-kajian soal pasar rakyat, kita berikan blue print-nya, kita beri anggarannya, lalu kita sahkan. Pemkot tinggal melaksanakan,” kata Baktiono, kemarin.

Menurut anggota Komisi B tersebut, selama ini perhatian pemerintah kota terhadap keberadaan pasar tradisional sangat minim. Padahal, sebut dia, banyak pasar-pasar rakyat yang berdiri dengan sendirinya, dan ramai dengan aktivitas jual beli.

Seharusnya, kata Baktiono, pemkot memfasilitasi, membangun, dan melakukan pembinaan terhadap pasar rakyat dan pedagangnya. “Sehingga mereka bisa bertransaksi dengan nyaman, tidak mengganggu orang lain, pemakai jalan lain, dan tak mengganggu fasilitas warga,” ujar anggota Pansus Raperda Pasar Rakyat itu.

Permasalahan terkait pasar tradisional di Kota Pahlawan, diatur dalam Raperda Pasar Rakyat yang saat ini pembahasannya hampir selesai. “Raperda ini disusun untuk melindungi keberadaan pasar tradisional yang makin terdesak dengan keberadaan toko modern,” ujarnya.

Beberapa pasal dalam Raperda Pasar Rakyat, menyebutkan PD Pasar Surya selaku pengelola pasar tradisional di Surabaya, setiap tahunnya harus melakukan rehabilitasi atau merenovasi pasar tradisional.

Tak hanya itu, perda itu juga mengamanatkan setiap tahun juga harus membangun pasar tradisional baru. Sebab, selama ini masih banyak pasar tradisional yang kondisinya tidak layak seperti becek, atap bangunan yang bocor dan kumuh.

“Mulai tahun 2000-an sampai saat ini PD Pasar Surya mengelola 81 pasar dan tidak pernah bertambah. Ini sangat memprihatinkan,” ungkap pria yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu.

Dia menambahkan ada tiga hal penting yang diatur dalam raperda ini. Yakni terkait penataan pasar, pembinaan pedagang dan juga perlindungan pasar dari menjamurnya toko modern dalam beberapa tahun terakhir ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...