Rabu
03 Juni 2026 | 11 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ponorogo Masuk Top 10 Daerah Penghasil Padi di Jatim

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-26042022

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang melakukan kunjungan kerja di Kota Reog. Salah satu agendanya melakukan panen raya padi di Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Senin (25/4/2022).

Padi yang dipanen merupakan varietas padi sunggal, yaitu varietas unggul yang dikembangkan karena memiliki karakteristik usia panen 100-110 hari dengan hasil produksi sekitar 7-8 ton per hektar.

Selain itu, varietas sunggal juga memiliki anakan yang banyak, sehingga lebih tahan rebah dan cocok ditanam di dua musim, baik musim hujan maupun kemarau. Dalam 1 tahun, petani bisa melakukan 3 kali periode tanam.

Bupati Sugiri menyampaikan rasa terima kasihnya karena terus mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Jatim di bawah komando Gubernur Khofifah.

“Matur nuwun Ibu Khofifah atas dukungannya. Semoga lewat kehadiran Ibu Gubernur ke Ponorogo menambah semangat petani kita serta meningkatkan produktivitas padi di Ponorogo guna mensuplai kebutuhan masyarakat Jatim dan Indonesia,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Kang Giri, sapaan akrabnya, juga mengaku, kehadiran Gubernur Khofifah pada panen raya di Babadan tersebut karena memiliki banyak keunggulan. Antara lain, padi yang dipanen hari ini lebih tahan dan cocok ditanam di musim hujan maupun kemarau, sehingga dalam satu tahun bisa dipanen sebanyak tiga kali.

Bahkan, Ponorogo masuk dalam Top 10 atau sepuluh daerah penghasil padi terbesar di Jatim, lantaran padi merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak ditanam petani di Kabupaten Ponorogo.

“Hari ini, alhamdulillah kita melakukan panen raya padi sunggal di Ponorogo. Ponorogo ini masuk 10 besar penghasil dan penyumbang padi di Jawa Timur. Kita memang ingin keliling turun bersama petani untuk memberi semangat agar terus menjaga produkvifitas padi tetap tinggi,” terang Khofifah.

Tidak hanya itu, panen raya padi ini juga menjadi bukti bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kini menjadi isu dunia ini terus menjadi komitmen dan keseriusan dari Jatim kepada masyarakat Indonesia yang makanan pokoknya adalah dari beras.

“Ketercukupan komoditas beras ini menjadi bagian penting dan harus disiapkan. Ketika ketahanan pangan menjadi isu dunia dan masyarakat Indonesia bahan pangan pokoknya adalah beras, maka ketersediaan serta ketercukupan menjadi hal yang sangat strategis,” pungkasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...