Sabtu
05 September 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sidak Jelang Lebaran, Maidi Soroti Terminal Purbaya: Sangat Tidak Layak

pdip-jatim-220421-maid-sidak-3

MADIUN – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Wali Kota Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya memantau komoditas bahan pokok dan fasilitas umum (fasum).

Sasaran sidak, di antaranya gudang Bulog Madiun, Pasar Besar, RSUP Dr. Soedono, Stasiun Kereta Api Madiun, Depo BBM PT. Pertamina (Persero) UPW V Madiun, RSUD Kota Madiun (Sogaten) dan Terminal Purbaya.

Dalam sidak fasum tersebut, Maidi didampingi Wakil Wali Kota Inda Raya, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya, jajaran Forkopimda Kota Madiun dan sejumlah kepala OPD terkait.

“Hari ini kita keliling melakukan pemantauan bersama Forkopimda, dan 90 persen siap. Namun, ada beberapa yang harus dievaluasi dan dbenahi, salah satunya tempat – tempat yang ramai dan lampunya yang kurang terang kita tambahi,” beber Maidi usai sidak, Rabu (20/4/2022).

Dari hasil pemantauan komoditas bahan pokok dan fasilitas umum tersebut dia memastikan pelayanan masyarakat akan lebih dimaksimalkan. Dia mencontohkan, seperti Bulog, yang akan selalu buka meskipun itu hari libur.

“Bulog hari libur pun buka. Justru hari libur itulah kita berikan pelayanan yang maksimal,” kata wali kota dari PDI Perjuangan ini.

Selain Bulog, fasilitas pelayanan masyarakat seperti rumah sakit juga dipastikan siap. SDM dan pelayanan pun ditambah.

“Jadi kalau sehari biasanya hanya tiga, karena ini nanti yang mudik banyak makanya kita tambah sehingga kalau pasien banyak biar tidak capek,” ungkapnya.

Untuk memenuhi komoditas bahan pokok, sejumlah pasar di Kota Madiun juga sudah siap semuanya. Baik untuk keperluan bahan makan harian maupun untuk menyambut tamu di hari raya.

“Untuk kenaikan harga bahan pokok saya kira tidak signifikan, Insya Allah semua pasti terjangkau,” ujar dia.

Sementara itu, terkait fasilitas umum, seperti Terminal Bus Purbaya Madiun yang telah dikelola oleh pemerintah pusat, menurut mantan Sekda Kota Madiun ini dinilai sangat tidak layak.

“Kondisi terminal tidak layak, tidak baik dan sangat jelek, oleh karena itu saya menyarankan, jelek tidak apa-apa tapi lampunya harus terang, sehingga jangan sampai orang turun di sini bingung,” ungkap Maidi.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Kota Madiun ini juga menyarankan kepada pengelola Terminal Bus Purbaya Madiun bahwa aset yang sudah diambil oleh pusat ini dirawat dan dioptimalkan pelayanannya.

“Kalau seperti ini ya eman – eman lebih baik dikembalikan lagi ke daerah, kita buat yang baik pelayanannya. Kondisi-kondisi seperti ini ke depan sudah kita sarankan untuk dibenahi, ” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...