MALANG – Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mendatangi dua titik bencana banjir di Desa Mangliawan dan Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, kemarin.
Selain mencari tahu penyebab terjadinya banjir, Pemkab Malang juga mengumpulkan data apa saja kebutuhan warga terdampak banjir untuk diupayakan bantuan.
“Kami sudah berikhtiar, tim sudah kami terjunkan baik melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) maupun dinas cipta karya bersama stakeholder lainnya untuk melakukan penanganan dan mencari penyebabnya,” terang Didik Gatot Subroto, Kamis (17/3/2022).
Menurutnya, sebanyak 80 murah terdampak bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Pakis ini. Pihaknya berupaya untuk mencarikan dukungan bantuan dari pemerintah pusat untuk mensupport proses pemulihan pasca bencana.
Dia juga menyampaikan, untuk saat ini mayoritas bantuan yang dibutuhkan masyarakat yakni kebutuhan-kebutuhan dasar seperti kasur serta peralatan rumah tangga.
“Melalui Plt Kadinsos, mereka sudah kami minta untuk bersurat kembali. Tadi saya juga sudah komunikasi dengan Bu Menteri Sosial langsung, saya sampaikan bahwa ada kebutuhan dasar di lokasi bencana,” bebernya.

Selain di Desa Mangliawan, bencana hidrometeorologi lainnya juga terjadi di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis. Di wilayah ini, Wakil Bupati Malang menemukan sebanyak 52 rumah warga rusak terdampak bencana angin puting beliung.
Untuk proses penyaluran bantuan kepada para korban bencana angin puting beliung di Desa Sukoanyar, saat ini sudah dalam proses penyerahan kepada warga melalui Dinas Sosial Kabupaten Malang.
“Dua di antaranya rusak parah sementara 50 lainnya rusak sedang juga ringan dan telah teratasi melalui partisipasi masyarakat bersama pemerintah desa juga kecamatan setempat,” jelas Mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang tersebut.
Pihaknya mencarikan solusi melalui BTT (bantuan tidak terduga) yang dimiliki Pemda dan Baznas agar bantuan terhadap kebutuhan renovasi di dua rumah ini bisa segera terselesaikan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini pun mengimbau agar warga lebih waspada mengantisipasi terjadinya bencana serupa di tengah situasi cuaca dan iklim yang tidak menentu saat ini.
Adapun beberapa wilayah di Kabupaten Malang yang masuk kategori rawan bencana meliputi wilayah Kecamatan Singosari, Lawang, Pakis, Tumpang, Ngantang, Kasembon, Pujon. (ace/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










