Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Sugeng Beber Peran Pemuda Tangkal Radikalisme

pdip-jatim-reses-sugeng-1

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sugeng Pujianto menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertempat di Bale Rembug, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (20/2/2022).

Di acara ini, Sugeng menerangkan seputar peran vital generasi muda dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Salah satunya adalah menangkal masuknya ideologi-ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pemuda harus memiliki semangat kebangsaan untuk menangkal segala paham-paham radikal di tengah-tengah masyarakat kita. Bangsa ini membutuhkan pemuda-pemuda yang tangguh dan berpegang teguh pada Pancasila,” tegas Sugeng.

Terlebih saat ini, sebutnya, persebaran informasi sangat sulit untuk dibendung. Penyebaran konten-konten bersifat provokatif dan memecah belah sangat sering ditemui terutama di media sosial yang sering dijadikan sarana oleh kelompok radikal untuk menghasut generasi muda.

“Penguatan nilai-nilai kebangsaan haruslah ditanamkan baik di lingkungan sekolah maupun universitas. Jangan sampai lembaga pendidikan yang melahirkan insan intelektual lantas dicekoki dengan paham radikal yang dapat merongrong kebhinekaan,” imbuh anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.

Sementara itu, Syafril Nazirudin, Kabiro Media dan Opini BKN PDI Perjuangan yang menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini menegaskan bahwa pemuda adalah ujung tombak pembangunan bangsa.

Sehingga sangat tidak mengherankan apabila kelompok-kelompok radikal menjadikan pemuda sebagai target penyebaran paham radikalisme.

“Beberapa waktu belakangan ramai di media sosial terkait dengan peristiwa penendangan sesajen, dan juga pengharaman kesenian wayang. Perlu digelorakan semangat untuk melawan paham-paham ekslusif yang mencoba untuk menggerus adat, tradisi, dan budaya warisan luhur bangsa,” beber Syafril.

Menurutnya, generasi muda adalah pihak yang paling rentan terpapar ideologi dan pandangan radikal. Hal ini disebabkan propaganda kelompok-kelompok tersebut yang disebarkan melalui medsos dan sengaja menargetkan generasi muda yang mayoritas pengguna medsos.

“Pemikiran-pemikiran bersifat eksklusif dan provokatif ini, memiliki potensi besar untuk merusak toleransi dan persatuan bangsa apabila para pemuda tidak memiliki fondasi pemahaman dasar mengenai kebangsaan dan Pancasila yang kuat,” jelasnya.

Mahasiswa Doktor Ilmu Politik itu juga berpesan, kepada pemuda pemudi yang hadir dalam kesempatan ini, untuk terus merawat dan menjaga tradisi, adat, dan budaya setempat.

Sehingga paham-paham eksklusif seperti khilafahisme akan susah untuk menyebarkan pemahamannya di tengah masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...