Sabtu
17 Oktober 2026 | 11 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tingkatkan Kesiagaan Warga, Agustin Sosialisasikan Pencegahan Stunting dan Demam Berdarah

PDIP-Jatim-Agustin-Poliana-12122021

SURABAYA – Anggota komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Agustin Poliana, menggelar sosialisasi pencegahan stunting dan demam berdarah di BG Junction Mall Lantai P8, Minggu (12/12/2021).

Dalam gelaran tersebut, ia bersama segenap kader kesehatan dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dari 5 Kelurahan di Kecamatan Krembangan, Surabaya, berkumpul menyatukan visi guna menekan angka stunting dan demam berdarah di wilayah masing-masing.

“Tempo hari disampaikan kementerian BKKBN, bahwa kasus stunting ini sampai menyentuh masyarakat ke bawah. Nah, supaya itu tidak terjadi, ya bagaimana upaya kita melakukan pendekatan sejak dini pada masyarakat kita,” ujarnya.

Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan berbagai program yang telah diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sehingga seluruhnya dapat berkesinambungan mewujudkan zero stunting di Kota Pahlawan.

“Ini tugas kita, DPRD provinsi, wali kota, dan kabupaten agar bisa mensosialisasikan bahwa stunting itu kita lawan bersama. Sebagai kader Partai, kader lingkungan, kader kesehatan itu harus bersama bahu membahu menekan angka stunting di tiap Kecamatan,” ucap perempuan yang akrab disapa Titin ini.

Bukan hanya sosialisasi, dalam kesempatan tersebut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu juga menampung beberapa aspirasi dari para warga. Salah satunya terkait kurang meratanya fasilitas alat peraga yang saat ini hanya ada 5 di Surabaya.

“Ada beberapa kendala yang disampaikan, yakni belum meratanya untuk peralatan terkait stunting tadi. Semua anggaran untuk mencegah stunting masuk ke kecamatan. Untuk itu, Wali Kota Surabaya menyatakan siap membantu. Nanti di Tahun 2022 kita usulkan,” jelasnya.

Dari kegiatan tersebut, ia berharap masyarakat dapat semakin tanggap mencegah stunting serta demam berdarah. Kemudian sosialisasi dapat diteruskan hingga mencakup 31 kecamatan di Surabaya.

“Upaya inilah yang kita lakukan terus-menerus, yang akan kita lakukan di 31 kecamatan. Sehingga para kader kesehatan ini benar-benar maksimal bekerja, bagaimana supaya tidak ada stunting di wilayah kita masing-masing,” tuturnya.

“Saya harap warga Krembangan tidak ada yang kena stunting dan demam berdarah, sehingga Krembangan jadi lebih baik. Ini kewajiban kita, bagaimana anak Krembangan jadi lebih baik,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...