Jumat
17 Juli 2026 | 10 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Riyoko Bantu Permodalan 80 UMKM dan Alokasikan Rp 12 M untuk Infrastruktur

pdip-jatim-dprd-sidoarjo-11122021-bambang-riyoko-a

SIDOARJO – Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko, menyerahkan bantuan modal untuk puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Desa Wage dan Bohar Kecamatan Taman. Dan, merealisasikan perombakan total infrastruktur jalan maupun pendidikan di wilayah tersebut senilai Rp 12 miliar.

Seremoni penyerahan bantuan modal untuk UMKM dilaksanakan di dua tempat, yakni di Balai Desa Wage dan Balai Desa Bohar, Sabtu (11/12/2021). Acara dihadiri puluhan pelaku UMKM dari dua desa tersebut disaksikan pihak pemerintah.

Ada 80 pelaku UMKM dari dua desa tersebut yang mendapat bantuan modal usaha. Rinciannya, untuk di Desa Wage diserahkan kepada 50 UMKM dan Desa Bohar 30 UMKM. Per UMKM mendapat suntikan dana sebesar satu juta rupiah. Bantuan permodalan tersebut sedianya untuk memutar kegiatan perekonomian UMKM.

Kucuran modal untuk UMKM realisasi dari aspirasi warga, khususnya pelaku perekonomian yang disampaikan kepada Bambang Riyoko saat menyerap usulan warga pada berbagai pertemuan masa reses.

Menurut Bambang Riyoko, pandemi Covid-19 yang berjalan dua tahun ini betul-betul memukul UMKM. Keluhan dari para pelaku UMKM masih terus masuk ke pihaknya. Karena itu, dalam rapat-rapat dewan bersama eksekutif membahas alokasi anggaran daerah, wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut getol memperjuangkan penguatan sektor UMKM.

Alhamdulillah realisasi. Semoga bantuan modal ini digunakan sesuai peruntukannya,” pesan Bambang Riyoko yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini.  

Infrastruktur Jalan dan Pendidikan Kurang Lebih Rp 12 M

Pada acara itu, Bambang Riyoko juga menyampaikan jika dirinya bersama pihak eksekutif telah mengalokasikan anggaran daerah sebesar kurang lebih Rp 12 miliar untuk merombak total infrastruktur jalan dan pendidikan di Desa Wage.

Untuk infrastruktur jalan, konstruksi dasar jalan diubah menjadi beton cor mengingat berkali-kali tambal sulam, jalan tetap mengalami kerusakan.

Perombakan total konstruksi jalan di desa ini juga didasari sejumlah faktor. Pertama, di desa ini terdapat Pasar Wage yang menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat dan sekitar. Jalan di desa ini juga menjadi persilangan penting penghubung sejumlah kecamatan, yakni Sukodono, Gedangan dan Waru. (da/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sidang Perwalian Yatim-Piatu, Bupati Bangkalan: Kita Pastikan Anak Tumbuh dalam Lingkungan Aman

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Agama setempat menggelar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Dorong Pemkab Ajukan Hibah Mobil Damkar ke DKI Jakarta

DPRD Jember mendorong Pemkab Jember segera mengajukan hibah mobil pemadam kebakaran ke DKI Jakarta sebagai solusi ...
EKSEKUTIF

Lamongan Kejar Target Zero Stunting, Semula 27 Persen Kini 3,65

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dirham Akbar Aksara, ...
KRONIK

Di Balik Panjat Pinang, Bersih Desa Kedungsigit Rawat Guyub Rukun dan Warisan Budaya

TRENGGALEK – Gelak tawa dan sorak sorai memecah suasana malam di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Wabup Lumajang Pastikan P-APBD 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

LUMAJANG – Setiap perubahan anggaran harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Birokrasi Proaktif, Aduan Warga Harus Tuntas Maksimal 1×24 Jam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta seluruh jajaran Pemkot bekerja proaktif menyelesaikan persoalan masyarakat ...