Jumat
25 September 2026 | 7 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Buka Posko Pengaduan Pungli Pendidikan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSURABAYA – Mulai Rabu (7/1/2015), DPRD Surabaya membuka Posko Pengaduan terkait masalah pungutan liar (pungli) pendidikan. Posko ini untuk menampung semua aspirasi warga yang merasa dirugikan, bukan hanya terkait pendidikan, tetapi juga pelayanan publik lainnya.

Menurut Anggota Komisi D Baktiono, posko pengaduan dibuka karena kasus serupa sangat mungkin terjadi di sekolah lain. “Kita yakin banyak masyarakat dirugikan, namun mereka belum banyak mendapat informasi atau juga tidak ada yang berani melapor,” katanya.

Pembukan posko pengaduan pendidikan pasca terungkapnya dugaan pungli di SMAN 15 terkait proses penerimaan siswa baru asal luar Surabaya. Kasus ini hingga kini masih ditangani aparat penegak hukum.

Dikatakan Baktono, bagi warga yang merasa dirugikan bisa langsung datang ke posko dengan membawa bukti-bukti yang ada. Atau juga bisa melalui online di www.dprd.surabaya.go.id.

Sementara Agustin Poliana Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, menilai bahwa sebetulnya persoalan pungli ini tidak hanya terjadi di dunia pendidikan. “Saya yakin ditempat lain juga terjadi praktik pungli, terutama pada instansi-instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Untuk itu saya akan sampaikan pada rapat pimpinan nantinya, agar layanan posko pengaduan ini diperluas untuk pengaduan lainnya. Mulai dari pelayanan kependudukan, kesehatan, perizinan, dan sebagainya,“ tegasnya.

“Sementara ini posko pengaduan baru siap menampung keluhan masyarakat terkait pelayanan pendidikan. Sekarang kan sedang mendekati tahun ajaran baru. Pada masa-masa seperti ini sangat rawan terjadinya pungli,“ jelas Titin, sapaan akrab Agustin Poliana.

Terkait rencana posko pengaduan pungli yang diperluas tidak hanya persoalan pendidikan saja. Ketua DPRD Surabaya Armuji menyambut baik usulan ini. “Silakan masyarakat melapor kalau ada praktik pungli selain di dunia pendidikan. Seperti layanan di kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA), di kantor-kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), bahkan di kecamatan dan kelurahan,” terang politisi PDI Perjuangan tersebut.

Hasil temuan Ombudsmen, pungli terjadi di kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA), dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan, dan dinas kebudayaan dan Pariwisata. Juga ada di enam kantor kecamatan, yakni Genteng, Karangpilang, Lakarsantri, Sukolilo, Gubeng dan Krembangan, serta di kelurahan, Kaliasin, Kebraon, Bangkingan, Semolowaru, dan Barata Jaya.

“Dengan adanya pengaduan masyarakat terkait persoalan pungli yang tidak hanya di dunia pendidikan. Dewan akan terbantu untuk melakukan monitoring. Setidaknya itu bisa kita jadikan barometer untuk menilai sampai seberapa jauh Kualitas Layanan Publik di kota Surabaya ini. Dan secara berkala kami bisa laporkan datanya ke masyarakat,“ pungkas Armuji. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...