Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Longsor Susulan, Bupati Sugiri Akan Relokasi Warga

pdip-jatim-bupati-sugiri-060321

PONOROGO – Dalam sepekan terakhir telah terjadi dua kali bencana tanah longsor di dua tempat yang berbeda, yang pertama di Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun dan yang kedua di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung. Salah satunya yang terjadi di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung mengakibatkan jalan penghubung antardesa tertimbun material longsor dan tidak bisa dilewati warga.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa dan longsor susulan, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, berencana akan merelokasi para warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal itu disampaikan bupati saat meninjau langsung kondisi para pengungsi di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung pada Senin (22/11/2021)

“Rencana akan direlokasi di lahan bengkok kepala desa. Namun ada mekanisme yang harus dilalui oleh pihak pemerintah daerah,” ucap Kang Giri, sapaan akrabnya.

Meskipun begitu, Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo tersebut mengatakan, jika lahan warga yang diterjang longsor atau dekat dengan titik lokasi tetap menjadi milik warga.

”Lahan itu bisa untuk pertanian, sementara relokasi itu untuk tempat tinggal. Apalagi, di tempat relokasi dekat dengan fasilitas umum, seperti sekolah dan masjid,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu warga yang mengungsi, Warsidi, mengatakan bahwa ada sembilan rumah yang letaknya sangat berdekatan dengan titik longsor. Jika ditotal, ada sekitar 12 keluarga. Ia pun bersama pengungsi lainnya menyetujui rencana relokasi yang akan dilakukan pemerintah.

”Cuaca masih sering hujan. Jadi, kami sementara tinggal di sini untuk keamanan. Walaupun aktifitas pertanian masih terus dilakukan. Mengenai rencana relokasi, warga setuju dengan Bupati Sugiri,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, hujan lebat yang terjadi pada Sabtu pagi (20/11/2021) menyebabkan bencana tanah longsor di wilayah Desa Tugurejo Kecamatan Slahung. Akibatnya, akses jalan tertutup dan 12 keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di Desa Gedangan Kecamatan Ngrayun pada Rabu (17/11/2021). (jrs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...