Kamis
17 September 2026 | 12 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

GTT/PTT Magetan Berkeluh, Joko Suyono Pastikan Raperda Perlindungan Guru Mengatur soal Gaji

pdip-jatim-joko-suyono-240421

MAGETAN – Puluhan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) menyampaikan keluh kesahnya kepada sejumlah wakil rakyat di gedung DPRD Magetan, Jumat (5/11/2021).

Berbagai keluhan disampaikan para guru kepada Komisi A DPRD Magetan yang menyambut kedatangan mereka. Para guru mengadukan pengabdiannya selama ini tanpa kebijakan penunjang yang pasti.

“Tolong kami diperhatikan. Mohon gaji kami yang tidak lolos CPNS diperhatikan paling tidak sesuai UMK,” kata Sulis, salah seorang perwakilan GTT.

Wakil Ketua Komisi A, Joko Suyono, pada pertemuan tersebut menyampaikan keprihatinannya atas nasib para GTT dan PTT. Soal masa pengabdian yang bahkan sampai puluhan tahun, tetapi tidak mendapatkan prioritas. Juga terkait jumlah dan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang dibutuhkan.

“Selama ini kita tidak tahu berapa yang kosong dan berapa yang diusulkan” ungkap Joko Suyono, Jumat (5/11/2021).

Namun, kata Joko Suyono, saat ini pihaknya tengah menggodok rancangan perda perlindungan guru dan tenaga pendidik. Yang didalam raperda tersebut, tidak saja mengatur ihwal perlindungan untuk keamanan, juga soal kesejahteraan.   

“Salah satu isinya (raperda), guru dan tenaga kependidikan administrasi mendapat penghasilan minimal UMK,” kata wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini.  

Joko Suyono yang juga ketua Bapemperda ini menambahkan, dalam raperda bukan hanya GTT yang terlindungi. Juga seluruh tenaga kependidikan yang ikut berperan dalam memajukan pendidikan di kabupaten ini. Termasuk penjaga sekolah dan tenaga administrasi.  

Berita terkait:Lindungi 4.500-an Guru, Banteng DPRD Magetan Usulkan Raperda Ini

Joko Suyono menambahkan, raperda yang menjadi inisiasi dari pihak dewan itu diupayakan segera tuntas sehingga bisa menjadi landasan kebijakan dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi GTT dan PTT.

“Dan kami berusaha semaksimal mungkin akhir tahun 2021 ini sudah disahkan menjadi perda,“ pungkasnya. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...