Jumat
17 April 2026 | 3 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Alokasikan Dana Khusus Pemberdayaan Kaum Difabel

PDIP-Jatim-I-Made-Cahyana-13092021

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupate Banyuwangi, l Made Cahyana Negara, meminta kepada eksekutif untuk segera memenuhi akses dan fasilitas bagi penyandang disabilitas di seluruh kantor pelayanan publik, dari tingkat desa hingga kabupaten.

Menurut Made, di Kabupaten Banyuwangi masih banyak kantor pelayanan publik yang belum ramah terhadap penyandang disabilitas. Hal tersebut tentu akan sedikit menyulitkan masyarakat penyandang disabilitas untuk meminta pelayanan dari kantor pemerintah.

“Masih ada ruang publik di Banyuwangi belum ramah difabel. Untuk itu, di tahun depan semua kantor layanan publik harus sudah memiliki fasilitas penunjang untuk sudara-saudara kita yang disabilitas,” ujar Made saat dikonfirmasi Kamis (21/10/2021).

Untuk mewujudkan Banyuwangi sebagai kabupaten yang ramah disabilitas, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi tersebut meminta dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2022, setiap komisi untuk mengingatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerjanya agar mengalokasikan anggaran penyediaan fasilitas penyandang difabel.

“Dalam rapat kerja, komisi-komisi kita minta untuk mengingatkan SKPD agar mengalokasikan anggaran penyediaan fasilitas difabel, agar Banyuwangi benar-benar menjadi kabupaten yang ramah bagi disabilitas,“ ucapnya.

Made menambahkan, para penyandang disabilitas membutuhkan kesetaraan dari berbagai pihak, bukan dikasihani karena kondisi fisik. Sehingga tahun 2022 pemerintah daerah wajib memberdayakan mereka di seluruh sektor kehidupan.

“Hingga kini penyandang difabel masih dianggap minoritas dan kerap dipandang sebelah mata, sehingga tidak banyak tempat yang menyediakan pelayanan khusus bagi mereka,” ungkap Made.

“Untuk itu melalui ruang publik yang ramah difabel inilah pemerintah dapat menunjukan kepeduliannya pada kelompok disabilitas,“ sambungnya.

Selain dapat memenuhi fasilitas publik untuk penyandang disabilitas, Made juga berharap di tahun 2022, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran maksimal untuk pemberdayaan dan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas agar mereka menjadi masyarakat yang produktif dan tidak dipandang sebelah mata.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya memenuhi fasilitas penunjang untuk teman-temen disabilitas, tapi juga ada alokasi dana khusus untuk pemberdayaan, pelatihan, dan permodalan bagi mereka,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...