Jumat
28 Agustus 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Penenggelaman Kapal Itu Soal Prinsip

pdip jatim - penenggelaman Kapal

pdip jatim - penenggelaman KapalJAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan, penenggelaman kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia bukan untuk gagah-gagahan atau display politik. Tapi merupakan soal prinsip dalam wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

“Kita akan ukur secara objektif, apakah setelah penenggelaman kapal asing ini hasil tangkapan nelayan kita meningkat? Ekspor kita meningkat? Kesejahteraan nelayan meningkat?” tulis Jokowi dalam fanpage facebook-nya, Minggu (7/12/2014).

Angkatan Laut, jelas Jokowi, secara intensif akan berpatroli untuk menjamin wilayah laut Indonesia bersih dari illegal fishing. Sehingga nelayan-nelayan Indonesia bisa berdikari secara ekonomi.

Jokowi menambahkan, pemerintah harus mematok target sesuai data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yakni hasil tangkapan ikan harus Rp. 300 triliun/tahun. Tidak seperti sebelumnya, di mana dengan subsidi ke nelayan Rp 11 triliun, hasil tangkapan cuma Rp 300 miliar setahun.

Dengan dana Rp 300 triliun setahun masuk ke kas negara, terang Jokowi, bisa digunakan untuk membangun kampung-kampung nelayan, infrastruktur seperti galangan kapal, pasar ikan khusus, dan mengembangkan jaringan pemasaran dunia untuk ikan-ikan hasil tangkapan nelayan dalam negeri.

“Kita harus berpikir jauh ke depan, berpikir untuk memperbaiki kehidupan bangsa. Jangan hanya terjebak zona nyaman lalu kita takut memperbaiki keadaan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, TNI AL bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) telah menenggelamkan 3 kapal berbendera Vietnam, di perairan Anambas, Kepulauan Riau, Jumat (5/12/2014).

Proses penenggelaman ketiga kapal itu dimulai pukul 10.20 WIB. Ketiga kapal Vietnam itu didorong dari pulau Tarempa ke wilayah laut dengan kedalaman 45-60 meter untuk dieksekusi, setelah ditangkap beberapa hari lalu. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...
KRONIK

Bebas Asap Rokok, Dua Tempat di Banyuwangi Ini Raih Penghargaan Tertinggi di Jawa Timur

BANYUWANGI – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang sehat mendapat apresiasi di tingkat ...
KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...