Rabu
22 Juli 2026 | 9 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perusahaan yang Amdalnya Tidak Baik dan Cemari Lingkungan, Maidi: Cabut Izinnya

pdip-jatim-walikota-madiun-290721-maidi

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun yang dinakhodai duet pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari PDI Perjuangan terus berkomitmen untuk melakukan pembangunan berkelanjutan yang berbasis lingkungan.

Karenanya, semua pembangunan di Kota Pendekar harus benar-benar memperhatikan kelestarian lingkungan.

Ini juga diimbangi dengan getolnya sosialisasi kepada masyarakat terkait bagaimana menjaga alam sekitar. Tak main-main, berbagai upaya dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Terbaru, kemarin Pemkot Madiun menggelar sosialisasi pengelolaan pencemaran lingkungan berbasis partisipasi.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa pemerintah hadir untuk menjaga lingkungan, oleh karena itu baik pelaku usaha ataupun masyarakat wajib hukumnya dalam menjaga lingkungan.

“Perusahaan yang amdalnya tidak baik, mencemari lingkungan, izinnya dicabut. Masyarakat juga jangan sembarangan membuang sampah rumah tangga. Harus sama-sama merawat,” tegas Maidi di Kota Madiun, kepada media ini, Sabtu (9/10/2021).

Menurut Wali Kota dari PDI Perjuangan ini, masalah lingkungan hidup di Kota Pendekar sudah cukup baik.

Terbukti beberapa waktu lalu, Kota Madiun mendapat penghargaan Nirwasita Tantra, dimana penghargaan tersebut ditujukan kepada pemimpin yang berkomitmen melakukan pembangunan berkelanjutan untuk kotanya.

“Lingkungan di kota ini harus baik. Jangan sampai pembangunan yang ada justru menurunkan angka harapan hidup yang sudah baik,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya menambahkan bahwa menjaga kelestarian alam adalah tugas bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, proyek-proyek strategis Pemkot Madiun juga memiliki fungsi ganda. Salah satunya, pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan.

Tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, pembangunan trotoar ini juga disertai pemasangan box culvert di bawahnya yang bertujuan sebagai area resapan air.

‘’Sehingga ketika hujan tiba, jalanan di Kota Madiun tidak tergenang. Air langsung masuk melalui celah-celah dan ditampung di dalam box culvert,’’ jelas politisi PDI Perjuangan ini. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...
SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...