Rabu
28 Oktober 2026 | 8 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Lewat Puspita, Keuntungan UMKM Harus Meningkat

pdip-jatim-211005-BPR-Surya-Artha-Utama

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen meningkatkan perekonomian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Salah satu wujud komitmen ini melalui produk Pinjaman UMKM Surabaya Pasti Tangguh (Puspita) yang dikeluarkan BUMD pemkot, yakni PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Surya Artha Utama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, hal tersebut merupakan upaya pemkot untuk menggerakkan perekonomian Kota Pahlawan masa pandemi Covid-19.

“Fokus saat ini adalah bagaimana meningkatkan dan menggerakkan ekonomi umat, serta meningkatkan taraf hidup warga Kota Surabaya,” kata Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Senin (4/10/2021).

Oleh sebab itu, dia menyatakan dukungannya kepada BPR Surya Artha Utama. Namun dirinya juga mengingatkan agar BPR pelat merah tersebut agar selalu mendampingi pelaku UMKM.

“Kalau sudah ada pinjaman, teman-teman UMKM harus didampingi terus. Posisinya jangan sampai dia (pelaku UMKM) jadi lemah, jatuh. Kita harus menguati,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut memiliki harapan besar terhadap program Puspita, salah satunya adalah peningkatan pendapatan para pelaku UMKM.

“Kalau dia (sebelum pinjam) untung Rp 200 ribu, maka kalau sudah pinjam untungnya harus Rp300 ribu atau Rp 400 ribu. Jangan sampai, kalau ada pinjaman tapi tidak ada peningkatan pendapatan,” terangnya.

Dia juga bakal menginstruksikan perangkat daerah Pemkot Surabaya terkait untuk juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar tidak merugi.

“Nanti kita dampingi terus. Kita pantau berapa pendapatannya, perkembangannya. Kita support alat-alatnya juga. Dan mereka bisa pinjam dana untuk beli bahan-bahannya,” tandas Eri.

Sementara itu, Renny Wulandari, Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) menjelaskan bahwa program ini merupakan bukti dari BUMD milik Pemkot Surabaya juga mendukung pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi kerakyatan.

“Kami optimalkan di masa pandemi ini untuk meningkatkan ekonomi UMKM. Jadi, kami mengeluarkan produk Puspita. Bunganya ringan, setahun hanya 3 persen,” jelas Renny..

Dia menyebut, program Puspita sudah launching sejak 31 Mei 2021, dan telah memberikan biaya pinjaman kepada 419 pelaku UMKM Surabaya. Total pinjaman yang telah disiapkan sebesar Rp 2 miliar.

Diketahui, upaya penggerakan UMKM oleh BPR Surya Artha Utama, yang dibina langsung Eri Cahyadi ini mendapatkan penghargaan Top Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Awards 2021. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Millenium Public Pulse 28, PDIP Lamongan Tampung Aspirasi Gen Z soal Beasiswa hingga Jalan Rusak

Millenium Public Pulse 28 yang digelar PDIP Lamongan menampung aspirasi Gen Z soal beasiswa, PIP, MBG, jalan rusak ...
LEGISLATIF

Defisit Air Jatim 2,8 Miliar Meter Kubik, Komisi D Desak Konservasi dan Efisiensi Irigasi

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur meminta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memprioritaskan ...
KRONIK

Ina Ammania: Keberhasilan Madrasah Tak Cukup Diukur dari Nilai dan Piala

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan keberhasilan pendidikan madrasah tidak cukup diukur ...
KRONIK

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Ipuk: Pemuda Harus Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di ...
LEGISLATIF

Darmadi Dukung Kenaikan Insentif Guru di Kabupaten Malang, Minta Data dan Anggaran Dipastikan

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mendukung rencana kenaikan insentif bagi guru PAUD, guru swasta, dan ...
KRONIK

Sosialisasi Bank Sampah, Mbak Nia Ajak Warga Biasakan Pilah Sampah di Rumah

SUMENEP – Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak warga membiasakan pemilahan sampah dari rumah ...