Rabu
22 Juli 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi: Aplikasi PeduliLindungi jadi Syarat Kegiatan Wisata

pdip-jatim-bupati-ngawi-021021-ony-anwar-harsono

NGAWI – Turunnya kasus Covid-19 dan status pemberlakuan PPKM di Kabupaten Ngawi membawa angin segar di beberapa aspek kehidupan masyarakat. Bermacam kegiatan masyarakat berangsur mendapatkan kelonggaran.

Seperti pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan. Hajatan, resepsi pernikahan sudah diizinkan Pemkab Ngawi. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas pun sudah berangsur digelar. Kendati dalam pelaksanaannya, harus disertai beragam penyesuaian agar tetap aman dari Covid-19.

Demikan halnya sektor kepariwisataan. Pemkab Ngawi segera memulai relaksasi tempat wisata direncanakan pekan depan. “Insyaallah mulai pekan depan relaksasi tempat wisata mulai dilakukan,” katanya kepada awak media, usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Jumat (1/10/2021).

Bupati Ony menjelaskan, guna memberikan rasa aman dari paparan virus Covid-19, penggunaan aplikasi PeduliLindungi diwajibkan sebagai salah satu prasyarat berkegiatan di objek wisata.

“Aplikasi PeduliLindungi nantinya menjadi semacam tools kegiatan di tempat wisata,” jelas Bupati Ony.

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, sebagai persiapan relaksasi tempat wisata, saat ini Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi, telah menyosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada pengelola tempat wisata.

“Sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi,” ujarnya.

Masih terkait Aplikasi PeduliLindungi, Bupati Ony mengungkapkan, aplikasi deteksi sebaran covid-19 berdasarkan lokasi pengguna itu nantinya juga akan diberlakukan sebagai syarat masuk tempat hiburan malam di Ngawi.

Namun untuk rencana relaksasi bagi THM, pihaknya menjelaskan, saat ini baru dilakukan sosialisasi Aplikasi PeduliLindungi bagi para pengelolanya.

“Pengelola THM sudah menghadap saya melalui Disparpora untuk minta relaksasi, tapi kita sosialisasikan terlebih dahulu penggunaan aplikasi PeduliLindungi, supaya nanti bisa di-approve Kemenkes,” pungkas Bupati Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...