Sabtu
05 September 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cari Warga yang Belum Terima Bantuan, Maidi dan Inda Raya Sisir Gang-gang Kampung

pdip-jatim-210907-maidi-inda-raya-sembako-2

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus melakukan pendataan warga yang membutuhkan tetapi belum mendapat bantuan. Artinya, di luar penerima bantuan pemerintah, baik kota, provinsi, maupun pusat.

Menurut Wali Kota Madiun Maidi, bantuan dari pemerintah menyasar kepada mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setidaknya terdapat 13 ribu warga kota masuk DTKA, dan sudah tercover bantuan.

“Kita kan masih punya bantuan-bantuan lain, dari CSR, donasi, dan lainnya. Nah, kita cari lagi siapa yang belum dapat bantuan,“ kata Maidi, Selasa (7/9/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut, data itu belum termasuk ojek online (ojol) dan pelaku seni. Sebab, data usulan dari keduanya terlambat masuk.

Namun, dia menegaskan, mereka yang datanya terlambat masuk tidak perlu khawatir. Karena Pemkot Madiun sudah menyiapkan skema pemberian bantuan.

Termasuk pekerja seni sebanyak 500 orang lebih. Pun, Pemkot juga masih membuka usulan penerima bantuan.

“Kita terus cek ke lapangan. Sampai ke gang-gang kita telusuri. Yang membutuhkan langsung kita beri (bantuan). Yang sekiranya ada yang terlewat silakan dilaporkan. Jangan sampai masyarakat menjerit terkait bahan makan,“ ujarnya.

Wakil Wali Kota Inda Raya menambahkan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat, baik bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemkot Madiun sendiri merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dalam membantu kesusahan yang dirasakan rakyatnya.

Terkait pemerataan bantuan, politisi PDI Perjuangan ini juga sering blusukan bagi-bagi bantuan sembari mengecek langsung bagaimana distribusi bantuan kepada masyarakat.Temuan di lapangan dijadikan bahan evaluasi supaya ke depan pemerataan bantuan bisa lebih baik.

“Diharapkan semuanya bisa terbantu, terutama dalam hal permakanan. Apapun itu, pemerintah berusaha hadir. Saya pribadi sering menyisir dari satu lokasi ke lokasi lain mencari unregistered people,” ungkap Inda Raya.

Sebelumnya, pada Senin (6/9/2021), Maidi dan Inda Raya menyalurkan bantuan sembako program CSR PT Galvary untuk warga lingkungan warga Lodayan. Penyaluran bantuan untuk 140 warga dari empat RT tersebut berlangsung di areal Sumber Umis dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...