Jumat
17 April 2026 | 2 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cari Warga yang Belum Terima Bantuan, Maidi dan Inda Raya Sisir Gang-gang Kampung

pdip-jatim-210907-maidi-inda-raya-sembako-2

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun terus melakukan pendataan warga yang membutuhkan tetapi belum mendapat bantuan. Artinya, di luar penerima bantuan pemerintah, baik kota, provinsi, maupun pusat.

Menurut Wali Kota Madiun Maidi, bantuan dari pemerintah menyasar kepada mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setidaknya terdapat 13 ribu warga kota masuk DTKA, dan sudah tercover bantuan.

“Kita kan masih punya bantuan-bantuan lain, dari CSR, donasi, dan lainnya. Nah, kita cari lagi siapa yang belum dapat bantuan,“ kata Maidi, Selasa (7/9/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menyebut, data itu belum termasuk ojek online (ojol) dan pelaku seni. Sebab, data usulan dari keduanya terlambat masuk.

Namun, dia menegaskan, mereka yang datanya terlambat masuk tidak perlu khawatir. Karena Pemkot Madiun sudah menyiapkan skema pemberian bantuan.

Termasuk pekerja seni sebanyak 500 orang lebih. Pun, Pemkot juga masih membuka usulan penerima bantuan.

“Kita terus cek ke lapangan. Sampai ke gang-gang kita telusuri. Yang membutuhkan langsung kita beri (bantuan). Yang sekiranya ada yang terlewat silakan dilaporkan. Jangan sampai masyarakat menjerit terkait bahan makan,“ ujarnya.

Wakil Wali Kota Inda Raya menambahkan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat, baik bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemkot Madiun sendiri merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dalam membantu kesusahan yang dirasakan rakyatnya.

Terkait pemerataan bantuan, politisi PDI Perjuangan ini juga sering blusukan bagi-bagi bantuan sembari mengecek langsung bagaimana distribusi bantuan kepada masyarakat.Temuan di lapangan dijadikan bahan evaluasi supaya ke depan pemerataan bantuan bisa lebih baik.

“Diharapkan semuanya bisa terbantu, terutama dalam hal permakanan. Apapun itu, pemerintah berusaha hadir. Saya pribadi sering menyisir dari satu lokasi ke lokasi lain mencari unregistered people,” ungkap Inda Raya.

Sebelumnya, pada Senin (6/9/2021), Maidi dan Inda Raya menyalurkan bantuan sembako program CSR PT Galvary untuk warga lingkungan warga Lodayan. Penyaluran bantuan untuk 140 warga dari empat RT tersebut berlangsung di areal Sumber Umis dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...