Senin
20 Juli 2026 | 2 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersama Kader Banteng Banyuwangi, Martin Perbaiki Rumah Warga Yang Lapuk

PDIP-Jatim-Martin-H-30082021

BANYUWANGI – Miris melihat kondisi rumah Sunardi, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, yang sudah tak layak huni, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Martin Hamonangan, bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, serta sejumlah Pengurus Ranting Kedungrejo, secara gotong royong melakukan aksi bedah rumah untuk memperbaiki rumah yang tak layak huni, Senin (30/08/2021).

Menurut Martin, rumah yang akan diperbaiki tersebut, kondisinya memang tidak layak huni. Beberapa bagian bangunannya sudah lapuk dan dapat membahayakan penghuninya, sehingga sudah seharusnya untuk dilakukan perbaikan.

“Saya bersama kawan-kawan dari Ranting Kedungrejo dan juga didampingi Pak Anom Basori, DPRD Banyuwangi, datang ke kediaman Bapak Sunardi ini dalam rangka untuk membantu memperbaiki rumah beliau, yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan,” kata Martin.

Selain memberikan bantuan material untuk kebutuhan bedah rumah, Martin juga mengajak serta kader Banteng di wilayah tersebut untuk turut membantu dan bergotong royong bersama, agar rumah yang saat ini sedang diperbaiki tersebut dapat segera bisa ditempati kembali.

“Tadi kita sudah berkoordinasi tentang segala kebutuhan yang diperlukan untuk memperbaiki rumah ini. Kita penuhi semua, lalu saya juga minta keder-kader untuk secara suka rela bergotong royong, membantu perbaikan rumah ini. Harapannya rumah tersebut bisa secepatnya kita perbaiki dan segara dapat dihuni kembali,” jelas Martin.

Martin juga menyebutkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kader PDI Perjuangan harus senantiasa hadir dan bergotong royong berbuat untuk rakyat. Salah satu contoh kecilnya adalah dengan kegiatan bedah rumah ini dan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan lainya.

“PDI Perjuangan adalah partainya wong cilik. Untuk itu, wajib bagi kader-kadernya untuk selalu hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Kegiatan bedah rumah seperti ini, menjadi contoh kecil bagaimana kita dapat berbuat sesuatu untuk rakyat,” tutur Martin.

Martin berharap, dengan kegiatan bedah rumah ini akan semakin menggugah semangat kepedulian para kader PDI perjuangan lainnya untuk senantiasa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan. Utamanya, untuk urusan tempat tinggal, di mana masih banyak rumah masyarakat yang perlu untuk dilakukan perbaikan, dan menjadi tugas kader untuk membantu memperbaikinya, baik melalui cara advokasi mencarikan bantuan, atau membantu secara langsung dengan bergotong royong.

“Kegiatan bedah rumah ini, kami harap dapat menggugah semangat para kader lainnya, untuk terus bergerak membatu masyarakat, terutama masyarakat yang kondisi rumah huninya perlu diperbaiki. Kita bisa lakukan ini, baik dengan cara membatu mengakses bantuan atau turun langsung bergotong royong memperbaikinya secara bersama-sama seperti yang kita lakukan pada hari ini,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...