Jumat
24 Juli 2026 | 5 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Terkesan Melihat Ribuan Ton Porang Hasil Panen Petani Kabupaten Madiun

pdip-jatim-210820-jokowi-pabrik-porang-madiun-1

MADIUN – Usai meninjau vaksinasi pelajar dan door to door serta memberikan pengarahan kepada forkopimda se-Provinsi Jawa Timur secara virtual, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Presiden Joko Widodo dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke pabrik Porang PT Asia Prima Konjac di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021).

Presiden Jokowi berkeliling pabrik memantau proses pengolahan Porang menjadi produk pangan unggulan yang siap ekspor sembari memberikan arahannya.

Jokowi mengaku terkesan melihat ratusan bahkan ribuan ton komoditas Porang hasil panen petani Kabupaten Madiun dan daerah sekitarnya yang siap diproduksi PT Asia Prima Konjac menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan siap diekspor ke beberapa negara.

Baca juga: Pantau Langsung Vaksinasi Pelajar di Madiun, Ini Pesan Jokowi

Sejak awal, Jokowi memang menaruh harapan besar terhadap Porang. Untuk itu, dirinya menetapkan Porang menjadi salah satu komoditas baru unggulan untuk menopang pangan di Indonesia.

Jokowi juga senang karena melalui PT Asia Prima Konjac, Porang bisa diolah menjadi komoditas yang memiliki nilai tambah bagi petani.

“Tadi saya sempat tanya ke petani Porang, dengan luasan lahan satu hektar bisa menghasilkan porang 15-20 ton. Bahkan hasilnya per musim tanam pertama bisa sampai 40 juta ton dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar dan pasarnya masih terbuka,” ujar Jokowi.

Kunjungannya ke pabrik Porang di Kabupaten Madiun ini ditulis dan diunggah di akun Facebook Presiden Joko Widodo pada Kamis (19/8/2021) malam.

Menurut Jokowi, porang adalah sejenis umbi-umbian yang biasa diolah menjadi beras, shirataki, campuran produk kue, sampai kosmetik.

Porang, tambahnya, merupakan komoditas baru yang dapat memberikan nilai tambah yang baik tidak hanya bagi perusahaan pengolah porang tetapi juga kepada para petani porang.

“Bayangkan, satu hektar lahan dapat menghasilkan 15 – 20 ton porang. Pada musim tanam pertama para petani dapat menghasilkan hingga Rp40 juta dalam 8 bulan. Nilainya sangat besar, pasarnya masih terbuka lebar,” tulis Jokowi dalam unggahannya.

Ke depan, dia berharap, porang dapat diekspor tidak hanya dalam bentuk mentah dan barang setengah jadi. Namun sudah dalam bentuk beras porang. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: RedTalks Wadah Bersama, Tempat Kami Mendengar Suara Anak Muda

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan anak muda masa kini memiliki pengalaman ...
KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Kadung Cemas Tergusur Bioskop, Jeketek Investor Masih Wacana

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menyelesaikan polemik dan ...
KRONIK

Kunjungi PT BSI Tumpang Pitu, Sonny PDIP Dorong Investasi Berpihak pada Masyarakat

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menegaskan pentingnya memastikan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Lamongan Siapkan 10 Ribu PJU di Jalur Pantura untuk Keamanan Pengendara Malam

​LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyiapkan pemasangan 10 ribu titik Lampu Penerangan Jalan Umum ...
KABAR CABANG

Musran PDIP Kanigoro Percepat Regenerasi, 30 Persen Pengurus Diisi Kader Muda dan Perempuan

Musran PDI Perjuangan Kecamatan Kanigoro mempercepat regenerasi kepemimpinan dengan memenuhi keterwakilan 30 persen ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong BUMD Trenggalek Berinovasi, PDAM Diminta Manfaatkan Energi Surya

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong BUMD berinovasi. PDAM diminta memanfaatkan energi surya untuk ...