Sabtu
05 September 2026 | 10 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dengarkan Pidato Kenegaraan, Sri Untari Apresiasi Pernyataan Tiga Pimpinan Negara

PDIP-Jatim-Sri-Untari-16082021

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M. Ap., mendengarkan pidato kenegaraan pimpinan negara dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) 2021 secara virtual di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (16/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Untari mengapresiasi pernyataan tiga pimpinan negara, yaitu Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, dan Presiden dalam pidato kenegaraannya.

Menurut Untari, dua pimpinan negara, yaitu Ketua MPR RI dan DPD RI memiliki cara pandang yang sama terkait rumusan atau pola pembangunan nasional. Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyatakan dalam pidatonya bahwa perlu adanya perubahan terbatas atas Undang-Undang 1945 yang berkaitan dengan rencana pembangunan negara.

Menurut Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, perubahan terbatas itu khusus untuk pasal itu saja. Hal itu dilakukan untuk penataan kenegaraan terhadap berbagai hal terkait ketatanegaraan yang perlu ditata kembali.

Sementara, Ketua DPD RI Lanyalla M Mattaliti dalam pidatonya sangat mendukung terhadap kemajuan koperasi di Indonesia. Menurut dia, koperasi itu seharusnya dibangun dan ditegakkan sesuai amanat konstitusi. Karena koperasi merupakan wadah perjuangan bagi rakyat kecil.

Untari sangat mengapresiasi pernyataan dua tokoh nasional itu karena apa yang disampaikan sangat mendasar dan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada saat acara webinar tentang pikiran-pikiran Bung Hatta yang digelar oleh BKN Pusat PDI Perjuangan beberapa waktu lalu.

“Jadi pada hari ini saya mendengarkan hal-hal yang sangat mendasar dari pidato-pidato beliau berdua (Ketua MPR dan Ketua DPD, red). Dan saya kira, kami memberikan apresiasi,” ujarnya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu juga mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. Dalam pidatonya, presiden mengakui masih banyak kekurangan di mana-mana. Dan kekurangan tersebut akan diperbaiki oleh Presiden.

Pada prinsipnya, jelas Untari, di masa pandemi seperti saat ini, tidak mudah mengambil keputusan apapun. Tapi, Presiden, tambah dia, mengatakan bahwa kesehatan rakyat adalah lebih penting dari segalanya.

“Itu, saya kira upaya Bapak Presiden untuk terus-menerus mengatakan, bagaimanapun juga yang namanya rakyat sehat itu jauh lebih penting dari pada yang lain. Tapi juga didukung dengan sektor ekonomi agar mendukung kesehatan. Sehat secara fisik dan juga sehat secara jasmani yang kaitannya dengan pangan dan kehidupan,” tuturnya.

Menariknya lagi, kata Untari, pada sidang MPR RI tahun ini, Presiden Jokowi mengenakan baju adat suku Badui. Dan Presiden mengatakan bahwa baju adat Badui nyaman dipakai dan sederhana.

“Ini sebenarnya kode keras Bapak Presiden bahwa kita diajak hidup sederhana dan kemudian memahami nilai-nilai yang dikembangkan suku Badui yang dirawat dan dilestarikan oleh suku Badui selama ini  bahwa mereka mencintai alam menghormati para leluhur dan mengajarkan bagaimana berkehidupan sehari-hari,” ucapnya. Selebihnya, Untari mengucapkan Dirgahayu ke-76 Republik Indonesia. “Indonesia tangguh Indonesia tumbuh. Agar bisa tumbuh, maka kita harus tangguh. Tangguh menghadapi apapun supaya menjadi bangsa yang kuat dan tumbuh,” tutup dia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...