Kamis
27 Agustus 2026 | 7 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angka Kematian Covid-19 di Ponorogo Tinggi, Wabup Lisdyarita Sidak ke RSUD

PDIP-Jatim-Lisdyarita-Sidak-06072021

PONOROGO – Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo berimbas pada penuhnya ruang isolasi di RSUD Dr Hardjono yang akhinya memutuskan untuk membuat tenda darurat. Tercatat, dari data Dinas Kesehatan Jatim per 5 Juli 2021 kasus aktif di Ponorogo total mencapai 287 orang dan penambahan angka kematian dalam sehari sebanyak 5 orang meninggal dunia.

Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama Forkopimda, Ketua DPRD, dan jajarannya melakukan sidak di RSUD Dr. Hardjono untuk memeriksa kapasitas ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) ICU dan isolasi untuk pasien Covid-19, Senin (5/7/2021).

Lisdyarita mengatakan, ia mendapat banyak laporan dari masyarakat bahwa banyak yang meninggal dunia. Untuk itu, ia dan jajarannya melakukan sidak langsung ke RSUD.

“Banyak laporan kalau banyak yang meninggal. Makanya saya terjun bersama Forkopimda ke sini. Untuk memastikan apakah BOR ICU, isolasi, masih tercukupi. Ini kasusnya sedang tinggi-tingginya,” kata Lisdyarita.

Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, menambahkan, tenaga kesehatan (nakes) hingga tenaga pemakaman diusahakan akan disiapkan lebih banyak lagi. Juga mengusahakan mendapatkan plasma konsvalen dari penyintas Covid-19 yang dibutuhkan untuk menyembuhkan pasien covid-19. Pasokan oksigen juga dirasa lancar karena pemerintah setempat bekerja sama dengan Madiun.

“Kami usahakan persiapkan semuanya termasuk nakes, tenaga pemakaman, sama dapat pendonor plasma konsvalen,” imbuh Bunda Rita.

“Pasien di tenda depan dibagi yang di belakang juga. Alhamdulillah masih ada kapasitas, sudah disiapkan. Oksigen juga siap, kami kerjasama dengan Madiun,” lanjutnya.

Bunda Rita juga meminta kepada masyarakat untuk mengikuti aturan supaya Covid-19 cepat menurun.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Direktur RSUD Dr. Hardjono, Made Jeren mengungkapkan, penuhnya ruang perawatan menyebabkan sebagian pasien dirawat di tenda darurat.

“Ruang perawatan penuh, tidak bisa menolak pasien makanya di tenda,” ujar Made.

Menurutnya, jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 98. Ada 69 orang yang dirawat di ruang isolasi. Sementara sisanya masih stagnan di IGD dan tenda darurat. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Ingatkan Ayah Tak Cukup Jadi Pencari Nafkah, Harus Hadir untuk Anak

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan para ayah agar tidak hanya menjalankan peran sebagai pencari ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah: Teknologi Harus Diolah Jadi Peluang, Bukan Sekadar Konsumsi

JOMBANG – Anggota DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Pacitan Naik Kelas Jadi Destinasi Incentive Trip Berkelas Nasional

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan wisata alam ...
EKSEKUTIF

Kekeringan Mengancam, Bupati Yani Gerak Cepat Kirim 20 Ribu Liter Air Bersih ke Tenggor

GRESIK – Ancaman kekurangan air bersih mulai menghantui sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik bergerak ...
LEGISLATIF

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan Pengeboran Sumur Air Bersih di Madura

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, bantuan pengeboran sumur air bersih di Dusun Tlandung ...