Senin
20 Juli 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Hanya untuk Irigasi, Embung 23 M Ini Bisa Jadi Destinasi Wisata Baru di Malang

pdip-jatim-sanusi-embung-peniwen-2

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mulai melaksanakan pembangunan embung Peniwen, di wilayah Kecamatan Kromengan.

Bupati Malang HM. Sanusi menjelaskan pembangunan embung Peniwen ini ditujukan agar masyarakat memperoleh manfaat dari pembangunan infrastruktur yang ada, terutama untuk para petani bisa memaksimalkan potensi hasil lahan pertaniannya.

“Pembangunan embung ini merupakan program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR RI yang direalisasikan melalui Balai Besar Wilayah Sungai Brantas yang ada di Jawa Timur,” ungkap Sanusi, Sabtu (19/6/2021).

Sanusi mengatakan, setelah selesai proses pembangunannya, Embung ini kelak akan bermanfaat bagi Kabupaten Malang. Khususnya untuk irigasi pertanian,  menampung air hujan dan pariwisata.

“Jadi, fungsinya untuk menampung air dan menghindarkan air hujan agar tidak langsung meresap ke tanah. Supaya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti wisata dan pengolahan ikan,” terangnya.

Rencananya, Embung Peniwen akan memiliki luas genangan sebesar 16.552.50 meter kubik.

Dengan kapasitas menampung debit air sebesar itu maka diproyeksikan embung ini  dapat mengairi sekitar 70 hektare lahan pertanian. Sehingga masyarakat mendapatkan irigasi lahan pertanian melalui embung tersebut.

Diputuskannya Desa Peniwen sebagai lokasi pemilihan embung sudah melalui rangkaian survei dan proses yang cukup panjang.

Berdasarkan survei lokasi juga, Embung Peniwen ini kelak setelah selesai proses pembangunannya dapat menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Malang.

“Bisa (menjadi potensi wisata) seperti budidaya ikan. Lalu ada perahu dan lainnya yang berhubungan wisata air,” terang bupati dari PDI Perjuangan yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut.

Pembangunan ini dapat terealisasi atas kerjasama antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

Dari segi pembiayaan semua ditanggung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah Kabupaten Malang hanya melakukan pembebasan lahan sekitar 5 hektare.

“Biayanya hampir Rp 23 miliar. Dan targetnya bisa rampung akhir tahun ini,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...