Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kilang Pertamina di Cilacap Terbakar, Gus Falah Minta Investigasi Menyeluruh

pdip-jatim-gus-falah-bk-300121
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah).

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Nasyirul Falah Amru minta PT Pertamina (Persero) Tbk lakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden kebakaran di area pertangkian 39 Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah yang terjadi Jumat (11/6/2021) lalu.

“Pendekatannya harus solutif, bukan asal pecat. Harus pendekatan investigatif, agar persoalan diketahui secara komprehensif,” kata Nasyirul dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Kamis.

Terlebih, lanjut pria yang biasa disapa Gus Falah ini, insiden itu bukan yang pertama, karena pada Maret lalu juga terjadi kebakaran dan ledakan di Kilang Pertamina Balongan, Indramayu.

Anggota Komisi VII DPR ini mengatakan, pengelolaan Pertamina sebagai perusahaan negara harus ditradisikan secara profesional dalam pengambilan keputusan. Gus Falah menyebut, bisa jadi ada banyak faktor kenapa kebakaran kilang bisa terulang.

“Karena bisa jadi bukan masalah teknis saja, makanya perlu dilakukan investigasi menyeluruh, termasuk dilakukan audit teknologi terhadap perangkat pencegahan kebakaran yang dimiliki Pertamina,” ujarnya.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) PDI Perjuangan ini pun mengingatkan, jangan sampai dalam penanganan dan mencari solusi atas terulangnya kebakaran diorientasikan pada “mencari kambing hitam”. Sementara dari sisi perangkat teknologi diabaikan dengan alasan efisiensi.

“Karena kalau kita misalnya lihat dari sisi SDM Pertamina yang tergolong cepat mengatasi kebakaran, sebenarnya sudah cukup bagus. Yang terpenting adalah bagaimana ini ke depan tidak terulang lagi, sehingga harus diketahui secara menyeluruh apa saja faktor-faktornya,” tegas legislator dari dapil Lamongan-Gresik ini.

Diberitakan, kebakaran melanda area Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap pada Jumat sekitar pukul 19.45 WIB. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada tangki T39 yang berisi benzena untuk produk dasar petrochemical di Kilang Cilacap.

Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan sepertiga produk benzena atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tangki 3.000 barel.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam kilang Pertamina dengan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari, dan memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung minyak mentah, gas, serta bahan bakar minyak (BBM).

Kilang Cilacap juga bernilai strategis, karena memasok 44 persen kebutuhan BBM dan 75 persen BBM di Pulau Jawa. Selain itu, kilang ini merupakan satu-satunya kilang di tanah air yang memproduksi aspal dan base oil. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...