Kamis
17 September 2026 | 9 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Timbul Upayakan Rumah Layak untuk Keluarga Penghuni Gubuk Seluas 4×5 Meter

pdip-jatim-eksekutif-100621-timbul-prihanjoko-a
Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko mendatangi gubuk bambu dihuni enam keluarga di Desa Randu Merak Kecamatan Paiton, Kamis (10/6/2021).

KABUPATEN PROBOLINGGO – Tak hanya sejumlah bantuan yang mengalir kepada keluarga penghuni gubuk bambu di salah satu dusun di Desa Randumerak Kecamatan Paiton. Wakil Bupati Timbul Prihanjoko melalui pemkab mengupayakan rumah layak untuk keluarga terdiri dari enam jiwa ini.

Wabup Timbul bersama sejumlah pegawai dari organisasi perangkat daerah (OPD) pemkab mendatangi rumah keluarga Nenek Zainab, penghuni gubuk tersebut. Kedatangannya ke bantaran Sungai Pancar Glagas Desa Randumerak, temoat gubuk berada, untuk merespon adanya informasi terkait enam warganya yang dikabarkan hidup dalam ketidaklayakan. 

“Terlepas dari permasalahan yang melatarbelakangi kelurga Ibu Zainab, kami Pemerintah Kabupaten Probolinggo memperhatikan permasalahan sosial seperti ini. Kedepannya, camat bersama OPD terkait segera menentukan langkah-langkah yang harus diupayakan. Tentu yang pertama adalah pembangunan rumah yang jauh lebih layak lagi,” jelasnya wakil bupati dari PDI Perjuangan ini, Kamis (10/6/2021).

Wabup Timbul juga mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar dan para simpatisan yang telah mengupayakan donasi kepedulian untuk keluarga Nenek Zainab.

Kepada jajaran aparatur pemerintahan, Wabup Timbul menegaskan untuk lebih peduli terhadap kondisi masyarakatnya.

“Dengan adanya kejadian seperti ini kami harap menjadi hikmah tersendiri bagi kita dan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, termasuk tenaga kesehatan agar lebih jeli dalam memotret kondisi masyarakatnya,” pungkas mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo ini.

Berita Terkait:Dokter Mufti Anam Bantu Modal Usaha Keluarga Penghuni Gubuk Seluas 4×5 Meter

Sebelumnya, sejumlah media setempat memberitakan, ada satu keluarga terdiri dari enam jiwa menghuni satu gubuk bambu dengan luasan 4×5 meter. Gubuk dihuni enam orang, yakni Solehuddin dan istri, serta anaknya, lalu Nenek Zainab (mertua Solehudin) dan dua saudara lainnya.

Gubuk di sebuah lahan pengairan setempat di desa tersebut, tanpa dilengkapi kamar tidur, kamar mandi dan darur. Untuk keperluan memasak, mereka menggunakan kayu seadanya di bagian luar belakang rumah.

Derita tidak berhenti disitu. Anak dari Solehuddin ditengarai mengalami gizi buruk. “Kita doakan juga agar si kecil kondisinya bisa terus membaik. Tumbuh menjadi anak yang sehat dan kelak bisa menjadi manusia yang menebar banyak manfaat kepada sesama,” harap Mufti Anam. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...