Rabu
29 Juli 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: Membantu Masyarakat Desa Wajib bagi Kader PDI Perjuangan

pdip-jatim-kusnadi-ampelan-230521-1

BONDOWOSO – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi sempat ‘bernostalgia’ saat mengunjungi Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Kusnadi, sekira tiga tahunan lalu saat dia mengunjungi Desa Ampelan, warga setempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Ketiadaan air bersih ini, sampai membuat warga desa yang hendak beribadah shalat hanya bisa tayamum untuk bersuci.

Baca juga: “Terima Kasih Pak Kus”

“Pak Munir cerita, bahwa ada mushola yang tidak ada air. Sehingga seluruh jamaah hanya bisa tayamum. Sehingga saya sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim pada saat itu menghubungkan kepada pemerintah provinsi bagaimana caranya agar warga Desa Ampelan bisa mendapatkan air bersih melalui program hibah jasmas,” ungkap Kusnadi.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut, hal ini dia lakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Untuk bisa melayani dan menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah untuk bisa direalisasikan.

“Saya tidak menggunakan uang pribadi, tetapi uang rakyat hasil pajak. Sehingga uang tersebut sudah seharusnya dikembalikan untuk rakyat. Saya tidak melihat suku dan sebagainya, semua jika butuh bantuan pasti dibantu,” paparnya.

Terlebih, tambah Kusnadi, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kepada seluruh kader Partai untuk fokus membangun Indonesia dari desa.

Karena itu, lanjutnya, sebagai kader Partai, membantu warga desa yang mengalami kesulitan, merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan.

“Itu kewajiban saya, karena itu sesuai instruksi Ketua Umum, dan itu menjadi kewajiban bagi kami bagi pengurus PDI Perjuangan,” tandas Kusnadi.

Untuk bisa mengembangkan Desa Ampelan lebih baik lagi, lanjutnya, pemetaan potensi desa harus dapat dilakukan secara teliti. Sehingga pembangunan desa tepat sasaran sesuai dengan karakteristik dan potensinya.

Terutama di Desa Ampelan yang mayoritas masyarakatnya merupakan petani, sebagai seorang penyambung suara rakyat, Kusnadi berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Yang harus dikembangkan adalah kemampuan desa ini sendiri untuk membangun dirinya. Dengan kita menyesuaikan kondisi desa yang ada, memfasilitasi yang memang mereka butuhkan, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” katanya.

Kunjungan Kusnadi ke Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso ini untuk menghadiri halal bihalal dan pemberian santunan untuk anak yatim. Acara ini diselenggarakan oleh DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bondowoso. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Soroti Kualitas Air dan IPAL Dapur MBG, DPRD Ponorogo Desak BGN Tutup Permanen SPPG “Bandel”

PONOROGO – DPRD Kabupaten Ponorogo mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi total operasional Satuan ...
LEGISLATIF

Yordan Dorong Pemuda Bangun Usaha Berkelompok, Karang Taruna Jadi Mentor

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Yordan M. Batara Goa, mendorong generasi muda membangun ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi: Trenggalek Student League Jadi Kawah Candradimuka Lahirkan Pesepak Bola Muda

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Trenggalek Student League 2026 menjadi ajang lahirnya pesepak bola ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Koperasi Wanita Bertransformasi Jadi Pusat Pengembangan Usaha Modern

Anggota DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno mendorong koperasi wanita bertransformasi menjadi pusat pengembangan usaha ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Belum Bahas Persetujuan Pinjaman Daerah Akibat Defisit Rp987 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyatakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Genjot Konsolidasi hingga Desa Hadapi Pemilu 2029

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat ...