Kamis
29 Oktober 2026 | 2 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: Membantu Masyarakat Desa Wajib bagi Kader PDI Perjuangan

pdip-jatim-kusnadi-ampelan-230521-1

BONDOWOSO – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi sempat ‘bernostalgia’ saat mengunjungi Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Kusnadi, sekira tiga tahunan lalu saat dia mengunjungi Desa Ampelan, warga setempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Ketiadaan air bersih ini, sampai membuat warga desa yang hendak beribadah shalat hanya bisa tayamum untuk bersuci.

Baca juga: “Terima Kasih Pak Kus”

“Pak Munir cerita, bahwa ada mushola yang tidak ada air. Sehingga seluruh jamaah hanya bisa tayamum. Sehingga saya sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim pada saat itu menghubungkan kepada pemerintah provinsi bagaimana caranya agar warga Desa Ampelan bisa mendapatkan air bersih melalui program hibah jasmas,” ungkap Kusnadi.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut, hal ini dia lakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Untuk bisa melayani dan menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah untuk bisa direalisasikan.

“Saya tidak menggunakan uang pribadi, tetapi uang rakyat hasil pajak. Sehingga uang tersebut sudah seharusnya dikembalikan untuk rakyat. Saya tidak melihat suku dan sebagainya, semua jika butuh bantuan pasti dibantu,” paparnya.

Terlebih, tambah Kusnadi, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kepada seluruh kader Partai untuk fokus membangun Indonesia dari desa.

Karena itu, lanjutnya, sebagai kader Partai, membantu warga desa yang mengalami kesulitan, merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan.

“Itu kewajiban saya, karena itu sesuai instruksi Ketua Umum, dan itu menjadi kewajiban bagi kami bagi pengurus PDI Perjuangan,” tandas Kusnadi.

Untuk bisa mengembangkan Desa Ampelan lebih baik lagi, lanjutnya, pemetaan potensi desa harus dapat dilakukan secara teliti. Sehingga pembangunan desa tepat sasaran sesuai dengan karakteristik dan potensinya.

Terutama di Desa Ampelan yang mayoritas masyarakatnya merupakan petani, sebagai seorang penyambung suara rakyat, Kusnadi berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Yang harus dikembangkan adalah kemampuan desa ini sendiri untuk membangun dirinya. Dengan kita menyesuaikan kondisi desa yang ada, memfasilitasi yang memang mereka butuhkan, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” katanya.

Kunjungan Kusnadi ke Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso ini untuk menghadiri halal bihalal dan pemberian santunan untuk anak yatim. Acara ini diselenggarakan oleh DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bondowoso. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...