Rabu
10 Juni 2026 | 9 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: Membantu Masyarakat Desa Wajib bagi Kader PDI Perjuangan

pdip-jatim-kusnadi-ampelan-230521-1

BONDOWOSO – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi sempat ‘bernostalgia’ saat mengunjungi Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Kusnadi, sekira tiga tahunan lalu saat dia mengunjungi Desa Ampelan, warga setempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Ketiadaan air bersih ini, sampai membuat warga desa yang hendak beribadah shalat hanya bisa tayamum untuk bersuci.

Baca juga: “Terima Kasih Pak Kus”

“Pak Munir cerita, bahwa ada mushola yang tidak ada air. Sehingga seluruh jamaah hanya bisa tayamum. Sehingga saya sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim pada saat itu menghubungkan kepada pemerintah provinsi bagaimana caranya agar warga Desa Ampelan bisa mendapatkan air bersih melalui program hibah jasmas,” ungkap Kusnadi.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut, hal ini dia lakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Untuk bisa melayani dan menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah untuk bisa direalisasikan.

“Saya tidak menggunakan uang pribadi, tetapi uang rakyat hasil pajak. Sehingga uang tersebut sudah seharusnya dikembalikan untuk rakyat. Saya tidak melihat suku dan sebagainya, semua jika butuh bantuan pasti dibantu,” paparnya.

Terlebih, tambah Kusnadi, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kepada seluruh kader Partai untuk fokus membangun Indonesia dari desa.

Karena itu, lanjutnya, sebagai kader Partai, membantu warga desa yang mengalami kesulitan, merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan.

“Itu kewajiban saya, karena itu sesuai instruksi Ketua Umum, dan itu menjadi kewajiban bagi kami bagi pengurus PDI Perjuangan,” tandas Kusnadi.

Untuk bisa mengembangkan Desa Ampelan lebih baik lagi, lanjutnya, pemetaan potensi desa harus dapat dilakukan secara teliti. Sehingga pembangunan desa tepat sasaran sesuai dengan karakteristik dan potensinya.

Terutama di Desa Ampelan yang mayoritas masyarakatnya merupakan petani, sebagai seorang penyambung suara rakyat, Kusnadi berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Yang harus dikembangkan adalah kemampuan desa ini sendiri untuk membangun dirinya. Dengan kita menyesuaikan kondisi desa yang ada, memfasilitasi yang memang mereka butuhkan, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing,” katanya.

Kunjungan Kusnadi ke Desa Ampelan, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso ini untuk menghadiri halal bihalal dan pemberian santunan untuk anak yatim. Acara ini diselenggarakan oleh DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bondowoso. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Candra Ary Fianto: Promosi Potensi Jember Jangan Sampai Membebani ASN

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendukung promosi potensi daerah melalui media sosial, namun meminta ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta TVRI Bangun Atmosfer Publik dan Maksimalkan Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta TVRI memperkuat promosi dan membangun atmosfer publik menjelang ...
LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...
LEGISLATIF

SPMB, DPRD Ngawi Pantau Ketat dan Buka Layanan Pengaduan

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ...
KRONIK

Bupati Lukman Evaluasi Menyeluruh Kondisi Pasar Tradisional, Hadirkan Pelayanan Baik untuk Masyarakat

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai ...
KABAR CABANG

Liga Kampung Bung Karno Jadi Cikal Bakal Pencarian Bibit Unggul Sepak Bola Bondowoso

Liga Kampung Bung Karno resmi bergulir di Bondowoso sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola ...