Minggu
17 Mei 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Jadi Figur Penengah

pdip jatim - jokowi dan tim transisi

pdip jatim - jokowi dan tim transisiJAKARTA — Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, menegaskankan, figur Jokowi dianggap mampu menjadi penengah karena mendapat legitimasi publik dan tak memiliki beban politik masa lalu. Sehingga Jokowi dinilai akan mampu melakukan komunikasi politik dengan kalangan partai dan semua pihak.

Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menjawab wartawan soal wacana rekonsiliasi antara Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“Jokowi bukan hanya disiapkan sebagai presiden, tapi juga sebagai pemimpin yang tidak terkait dengan masalah sebelumnya,” kata Hasto, di kantor Tim Transisi, Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Untuk saat ini, tambah Hasto, yang menjadi prioritas adalah pertemuan dengan tim SBY sehubungan dengan transisi pemerintahan. “Masih ada waktu yang lebih baik sebelum pelantikan. Akan dibahas banyak hal, termasuk soal suasana politik nasional,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Jokowi-JK membuka dialog lebih formal dengan partai koalisi pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Usai putusan Mahkamah Konstitusi, jelasnya, yang harus dibangun saat ini di antaranya adalah merangkul beberapa partai anggota Koalisi Merah Putih untuk membentuk pemerintahan baru yang solid.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyatakan pihaknya siap membuka komunikasi politik dengan partai politik pendukung Prabowo-Hatta. Ini dilakukan agar tercipta kerja sama yang baik dalam memperkuat sistem presidensial di parlemen dan pemerintahan mendatang.

“PDI Perjuangan berkonsentrasi bagaimana mengurus negara dan merangkul semua pihak dengan rendah hati,” kata Maruarar di kantor DPP PDI Perjuangan, Kamis (21/8/2014).

Maruarar menggarisbawahi kerja sama politik yang dibangun tidak akan bersikap pragmatis. Menurutnya, PDI Perjuangan akan tetap mengedepankan kerja sama tanpa syarat dan tidak membagi-bagi kekuasaan. Sehingga nantinya kerja sama itu bisa benar-benar menguatkan visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih.

“Kami tidak ingin kerja sama cakar-cakaran terus seperti di pemerintahan selama ini,” kata politisi yang akrab disapa Ara itu. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...
KRONIK

Bupati Fauzi Ajak NU Sumenep Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama hingga Ekonomi Umat

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat untuk ...
HEADLINE

Pengurus PAC Wajib Miliki Akun Medsos

MAGETAN — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur mewajibkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ...
KABAR CABANG

Mengenal Tari Ajem Sap Sap, Pembuka Acara Pelantikan PAC Se-Situbondo

SITUBONDO – Penampilan Tari Ajem Sap Sap memukau para hadirin dalam pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) DPC PDI ...