Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nah Lo, Pemkot Madiun Siap Karantina Pemudik Nekat di Penjara Belanda

pdip-jatim-sel-karantina-pemudik8

KOTA MADIUN – Yakin masih mau nekat mudik ke Kota Madiun saat Hari Raya Idul Fitri nanti? Sebaiknya pikirkan lagi deh. Karena, Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan sanksi bagi warga yang nekat mudik ke Kota Pendekar pada Lebaran tahun ini.

Sanksinya bukan denda ataupun hukuman push up apalagi administrasi, melainkan sanksi isolasi di bekas penjara peninggalan Belanda yang terkenal angker. 

Hukuman ini bukan sekadar gertak sambal. Pemkot Madiun sudah mempersiapkan tempat karantina tersebut untuk ditempati masyarakat yang nekat mudik.

“Serius ini. Karena begini, kenapa kita serius? Kota ini saya ingin pada waktu hari raya, tempat karantina isolasi itu tidak ada orang yang dikarantina di sini, tidak ada orang sakit, semuanya merayakan hari raya, semuanya bahagia,” beber Maidi, Sabtu (24/4/2021).

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menambahkan, hal ini dilakukan semata-mata demi mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih belum selesai melanda Indonesia dan negara-negara lain di belahan dunia.

“Nah kalau ini saya ngerem seperti ini, harusnya yang dari luar itu jangan ikut-ikut masuk semua. Nanti kalau menular lagi, ngerem kita itu kan sulit nanti. Salah satunya itu, makanya kita mohon maaf kalau kita agak ketat,” ujarnya.

Terkait itu, pada Jumat (23/4/2021) malam Wali Kota Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya meninjau lokasi tersebut.

Menurut Inda Raya, sejauh ini persiapan sudah dilakukan, mulai lampu penerangan, air, hingga tenaga kesehatan yang akan memeriksa. Artinya, jika ada yang melanggar, tempat karantina sudah siap digunakan.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, penjara angker ini bakal mulai difungsikan sebagai tempat karantina bagi pemudik mulai 22 April sampai selesai. Jika ada masyarakat yang nekat mudik, maka petugas akan mengisolasinya di tempat ini selama lima hari.

“Waktunya antara tanggal 22 April sampai selesai. Lima hari kita isolasi di sini, tempat-tempatnya sudah kita siapkan,” urainya.

Meski begitu, bagi masyarakat yang sudah vaksinasi dua kali dan menunjukkan hasil swab negatif dengan disertai surat keterangan dari satgas covid-19, dipersilakan masuk Kota Pecel dan tidak akan dikarantina di penjara angker ini.

“Kalau bagi mereka sudah vaksin dan memiliki swab negatif, ada keterangan dari satgas covid tempat dia berangkat, ya silakan saja. Enggak apa-apa,” pungkasnya.

Nah loh, ngeri kan? Udah ngeri, ribet pula. Makanya, tahun ini mendingan nggak usah mudik deh. Demi mencegah penularan virus covid-19.

Ingat, pandemi belum berakhir. Corona masih mengintai, kita semua harus waspada.

Toh, silaturahmi dengan sanak famili di kampung masih bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi modern saat ini seperti video call ataupun yang lainnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...