Minggu
08 November 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kala Megawati Kaget Lihat Risma Kurusan Setelah Jadi Menteri Sosial

pdip-jatim-risma-mensos-260321

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri kaget ketika melihat Menteri Sosial Tri Rismaharini yang dinilainya semakin kurus. 

Padahal, kata dia, Risma yang juga merupakan kader partainya itu belum lama menjabat sebagai menteri sosial. 

Rupanya, Risma sendiri juga kerap mendatangi Megawati dan curhat tentang tugasnya sebagai menteri. 

“Saya melihat anak-anak keleleran, itu tadi saya lihat mbak Risma, waduh kok badannya wis kuru (sudah kurus) dah, padahal baru juga berapa lama jadi menteri. Ternyata makan hati dia, karena ngeihatin anak jompo lah, orang jompo lah, yang di kolong jembatan,” kata Megawati dalam acara peluncuran buku berjudul “Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam” Rabu (24/3/2021). 

Megawati menuturkan, Risma beberapa kali kerap mendatanginya dan bercerita soal tugas sebagai menteri. Bahkan, ia mengatakan Risma bercerita dengan menangis karena tak kuasa menahan tugas berat yang diemban. 

Mendengar curhatan Risma, Megawati pun mengingatkan kepada mantan Wali Kota Surabaya itu bahwa tugas dari seorang menteri adalah mencari solusi. 

“Apa maneh? (apa lagi?) ‘Lha bu, saya baru dapat orang bu di kolong jembatan’. Lho kan itu tugasmu,” ujar Megawati. 

Tak sampai di situ, beber Megawati, Risma bercerita tentang kehidupan seorang warga yang ditemukannya di kolong jembatan itu. Berdasarkan cerita Risma, kata dia, orang itu ditimpa banyak masalah dalam hidupnya seperti sang ibu terkena HIV/AIDS, hingga sang anak yang sekarat. 

Saat itu, lanjut Mega, Risma bertanya apakah hal yang harus dilakukan ketika melihat orang tersebut. 

Tak berkata panjang, Megawati pun mengatakan bahwa hal tersebut adalah tugas dari Risma yaitu menyelamatkan anak bangsa. 

“Mesti gimana bu? Saya bilang itu tugas kamu. Kalau gitu kabeh (semua) gimana? Itulah tugas kita, Mbak. Menyelamatkan anak bangsa ini,” ucap Megawati. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Tembus 5.000 Pelari, Hotel Penuh dan UMKM Ikut Bergerak

BLITAR — Soekarno Run Blitar 2026 melampaui target awal 4.200 peserta. Antusiasme masyarakat membuat jumlah pelari ...
KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...