Rabu
16 September 2026 | 1 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Cinta Ciliwung Bersih Jilid 2, Hasto: PDI Perjuangan Konsisten Merawat Alam

pdip-jatim-hasto-waduk-cincin-210221-1

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan terus melakukan kegiatan pelestarian lingkungan dengan menanam pohon dan bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Cinta Ciliwung Bersih gelombang kedua di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu (21/2/2021).

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan meski sudah mendapat rekor MURI sebagai partai politik penanam pohon terbanyak tak membuat kader Partai Banteng ini berhenti. Menurutnya kegiatan ini adalah bentuk pengaplikasian politik hijau yang dijalankan PDI Perjuangan

“Mendapat rekor MURI sebagai parpol penanam pohon terbanyak tak membuat kami berhenti. Hari ini PDI Perjuangan kembali menanam, menunjukkan komitmen bahwa PDI Perjuangan konsisten merawat alam,” terang Hasto.

BACA JUGA:Bersih-bersih Ciliwung, Kusnadi: Wujud Kecintaan Ibu Ketua Umum Terhadap Lingkungan

Aksi cinta lingkungan jilid 2 diikuti semua struktur partai, mulai dari tingkat DPP sampai pada tingkat anak ranting ini tak hanya melakukan tanam pohon. Namun juga melepas liarkan 15.500 benih ikan mujair di Waduk Cincin.

“Khusus di Waduk Cincin, PDI Perjuangan juga melepasliarkan 15.500 benih ikan mujair,” ujarnya.

Para pengurus DPP sendiri melakukan kegiatan itu terpisah di setiap sudut Waduk Cincin. Lalu mereka berkumpul di satu titik menyampaikan orasinya. 

“Kami mengampanyekan hidup sehat, dan lingkungan yang bersih. Kami juga memberi contoh bagaimana gerakan menanam sebagai satu hal yang wajib dilakukan oleh seluruh kader-kader PDI Perjuangan,” kata Hasto. 

Sementara itu, Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati yang juga hadi bersama Ketua DPP PDI Perjuangan yakni Tri Rismaharini, dan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, gerakan politik hijau yang digaungkan Partainya selama ini untuk memberi kesadaran kepada masyarakat agar mencintai lingkungan sekitar.

“Ini semuanya kan sebenarnya anugerah. Kalau tidak dirawat, ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya

Mbak Estu sapaan akrabnya juga menyinggung kondisi ibu kota akhir-akhir ini, salah satunya banyaknya titik banjir di sejumlah wilayah, Menurutnya, hal ini perlu menjadi catatan bagi Pemprov DKI Jakarta

Menurut dia, danau buatan tersebut secara umum punya fungsi dan manfaat yang strategis. Yakni selain tempat menampung air, juga dikembangkan seperti seperti area wisata dan olahraga.

“Ini kan untuk menampung air salah satu usaha agar tidak terjadi banjir. Dan air bisa dimanfaatkan sebagai sumber air berbagai macam lah bisa dimanfaatkan di sini, Bagaimana supaya masyarakat memelihara lingkungan kita. Mengoptimalkan yang ada,” beber anggota Komisi V DPR ini dari dapil 8 Jawa Timur ini. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...