Minggu
06 September 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dibanding Pemilu 2019, Elektabilitas PDI Perjuangan Naik Luar Biasa

pdip-jatim-bendera-pdip-301220

JAKARTA – Sebanyak 31,3 persen warga akan memilih PDI Perjuangan seandainya pemilu dilakukan sekarang. Hasil survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini merupakan kenaikan luar biasa dibandingkan hasil Pemilu 2019, di mana PDI Perjuangan saat itu meraih 19,3 persen suara.

“Walau pemilu sesungguhnya masih berlangsung 3-4 tahun lagi, hasil ini merupakan modal penting bagi PDI-Perjuangan dan peringatan bagi partai-partai lainnya,” kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam rilis daring survei nasional SMRC bertajuk “Sentimen Publik Nasional terhadap Kondisi Ekonomi-Politik tahun 2020 dan Prospek 2021”, di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Survei SMRC menunjukkan partai pemenang Pemilu 2019 ini mendapat dukungan paling tinggi jika pemilu diadakan sekarang (31,3%), disusul Gerindra (13,4%), Golkar (5,6%), PKS (5,2%), Demokrat (4,5%), Nasdem (3,1%), PKB (3%). Dukungan terhadap partai-partai lain di bawah 3% dan yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 30,7%.

Jika dibandingkan hasil pemilu 2019, jelas Sirojuddin, partai politik yang perolehan suaranya relatif stabil atau mengalami sedikit peningkatan adalah Gerindra, yaitu dari 12,6% pada 2019 menjadi 13,4%.

Partai-partai lain mengalami penurunan, seperti Golkar menurun dari 12,3% menjadi 5,6%, PKS menurun dari 8,2% menjadi 5,2%, dan Demokrat suaranya menurun dari 7,8% menjadi 4,5%. 

Lalu Nasdem menurun dari 9,1% menjadi 3,1%, dan suara PKB menurun dari 9,7% menjadi 3%.

Menurut Abbas, menurunnya perolehan suara yang berlangsung merata di hampir semua partai harus juga dikaitkan dengan tingginya tingkat persentase mereka yang tidak menyatakan pendapat. Ada sekitar 30% yang tidak menyatakan pendapat.

Selain itu, survei SMRC juga menunjukkan bahwa saat ini ada indikasi peningkatan apatisme warga terhadap partai politik. Jumlah warga yang menyatakan tidak memilih partai apapun dalam survei Desember 2020 ini mencapai 30,7%.

“Padahal dalam survei Maret 2020, angkanya hanya 21,9%. Begitu juga pada survei 2010 dan 2015, yaitu survei-survei 4 tahun menjelang pemilihan, jumlah yang tidak memilih partai antara 18-26.5%,” ucapnya.

Survei Nasional SMRC dilakukan melalui wawancara per telepon kepada 1202 responden yang dipilih secara acak (random) pada 23-26 Desember 2020. Margin of error survei diperkirakan lebih kurang 2,9%. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...