Kamis
27 Agustus 2026 | 11 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santri Milenial: Machfud Orang Bijak, Tak Akan Gugat ke MK!

pdip-jatim-tusub-hidayat-simec

SURABAYA – Hitung cepat (quick count) lembaga survei dan Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU, menunjukkan Eri Cahyad-Armuji menang atas Machfud Arifin-Mujiaman dengan selisih di kisaran 13-15 persen.

Koordinator Santri Milenial dan IT Eri Cahyadi (Simec), Yusub Hidayat meyakini selisih lebar tersebut tak akan berubah hingga rekapitulasi penghitungan KPU Surabaya.

Bagaimana jika sampai ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)? “Itu hak sebagai calon untuk menggugat, dan kita pun akan menyiapakan kalau ada gugatan,” katanya, Sabtu (12/12/2020).

Namun Yusub meyakini, Machfud dan Mujiaman orang yang cukup bijak dan akan lebih mementingkan Kota Pahlawan, bahwa proses Pilwali Surabaya 2020 sudah dilalui dengan baik.

“Saya yakin Pak Machfud dan Pak Mujiaman orang yang cukup bijak, bahwa ini proses sudah selesai. Apalagi dengan angka 12 persen quick count itu tidak akan mengubah sama sekali. Selisihnya cukup besar,” kata Yusub.

“Harapan kita semua, Pak Machfud yang asli Surabaya, Pak Mujiaman orang yang cukup peduli, dan semua relawan serta Parpol pengusung Pak Machfud akan bersama-sama kembali bagaimana surabaya ini naik kelas,” sambungnya.

Kemenangan Penuh Berkah

Meski demikian, langkah antisipasi tetap dilakukan Simec dan elemen relawan Eri-Armuji lainnya dengan terus mengawal perolehan suara hingga rekapitulasi penghitungan di KPU Surabaya.

“Dan perlu kita tetap terus melakukan doa-doa, mudah-mudahan kemenangan ini menjadi berkah bagi Surabaya lebih baik untuk bisa menyejahterakan masyarakat Surabaya,” katanya.

Yusub juga mengajak semua elemen relawan tidak perlu euforia. Sebab, kemenangan Eri-Armuji adalah kemenangan warga Surabaya.

“Bahwa proses demokrasi yang ada di Surabaya sudah berjalan dengan baik dan aman. Tidak ada gejolak apapun, walaupun kemarin-kemarin ada perselisihan, ada perdebatan, ternyata sampai hari ini Surabaya terjaga dengan aman,” paparnya.

Proses demokrasi di Surabaya yang berlangsung aman ini, tandas Yusub, bisa menjadi pelajaran bagi daerah lain. “Bahwa Surabaya mampu memberikan warna demokrasi yang luar biasa,” ucapnya. (barometerjatim)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...