Minggu
18 Oktober 2026 | 8 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri-Armudji Nyekar Makam 3 Pahlawan Nasional

pdip-jatim-eri-armuji-nyekar-1

SURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armudji berziarah ke tiga makam pahlawan nasional, sehari jelang Hari Pahlawan 10 November, Senin (9/11/2020).

Tiga pahlawan yang makamnya ada di Kota Surabaya tersebut ialah Bung Tomo, dr Soetomo, dan WR Soepratman.

Saat nyekar di setiap makam, Eri Cahyadi dan Armuji duduk bersimpuh. Kedua telapak tangan kandidat itu menengadah dan mengucap doa.

Bung Tomo yang makamnya ada di TPU Ngagel dikenal karena pidatonya yang membakar semangat arek-arek Suroboyo. Dengan kekuatan narasinya, para pejuang dari Surabaya berhasil memukul mundur penjajah.

Usai doa bersama, Eri menjelaskan, November merupakan bulan bersejarah bagi warga Surabaya. Tepat di bulan ini, tonggak perlawanan pada penjajah ditancapkan.

“Sejarah pada 10 November tidak bisa dilupakan,” ucapnya dalam keterangan pers.

Menurut Armudji, peran Bung Tomo tidak bisa dianggap sebelah mata. Lewat pekik suaranya, Bung Tomo mampu menggerakkan seluruh warga untuk melawan penjajah.

“Semangat arek-arek Suroboyo berkobar karena pekik suara Bung Tomo,” paparnya.

Usai dari makam Bung Tomo, Eri dan Armudji menuju kawasan Bubutan, ke makam Dr Soetomo, pendiri organisasi pergerakan Budi Utomo. Dr Soetomo adalah penggerak Kongres Indonesia Raya yang dihadiri oleh Bung Karno, hanya sesaat setelah proklamator RI itu keluar dari penjara Sukamiskin, Bandung.

Itu merupakan peristiwa pertama yang dihadiri Soekarno sejak keluar dari penjara, dan langsung membakar semangat arek-arek Suroboyo.

”Memang benar, Surabaya ini menurut Bung Karno adalah dapur nasionalisme. Termasuk di dalamnya peran sangat penting dijalankan Dr Soetomo. Dari Surabaya-lah, gagasan dan pergerakan tentang nasionalisme terus menyebar dan memainkan peran penting dalam mewujudkan kemerdekaan,” ujar Eri.

Setelah dari makam Dr Soetomo, Eri-Armuji menuju kawasan Kenjeran, ke makam WR Soepratman, pencipta lagu “Indonesia Raya”. “Lagu itulah yang ikut membangkitkan kesadaran tentang sebuah negeri yang merdeka, yang menyatukan seluruh negeri,” ujar Eri.

Eri mengatakan, kita semua harus meneladani perjuangan para pahlawan dengan terus bekerja dan memberi kebaikan kepada orang lain.

“Intinya jangan bosan melakukan kebaikan, termasuk meneruskan kebaikan bagi Kota Surabaya tercinta ini,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...