Minggu
19 Juli 2026 | 11 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kali Ini, Mas Dhito Dekati Kalangan Milenial secara Kultur Budaya

pdip-jatim-dhito-071120-1

KEDIRI – Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono punya cara jitu untuk menggaet suara dari kalangan milenial, dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 9 Desember 2020 mendatang. Kali ini, pendekatan yang dia lakukan secara kultur budaya.

Cabup yang berpasangan dengan Cawabup Dewi Maria Ulfa ini menggelar Sarasehan Budaya Panji dihadiri guru seni dan OSIS Kabupaten dan SMK di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jumat (6/11/2020).

Dhito, sapaan akrabnya, mengatakan pendekatan secara kultur budaya dan kesenian sudah dia lakukan beberapa waktu lalu. Namun saat itu pendekatan yang dia lakukan baru menyentuh usia menengah ke atas.

Baca juga: Kiai Kampung se-Kabupaten Kediri Dukung dan Siap Memenangkan Mas Dhito-Mbak Dewi

Kali ini, dirinya mencoba melakukan pendekatan ke generasi milenial. Dia berpesan agar generasi milenial tidak melupakan tradisi budaya warisan leluhur yang sudah ada saat ini.

“Agar mereka sadar tidak melulu melestarikan budaya barat. Mereka harus sadar bahwa Kabupaten Kediri bisa berdiri seperti ini karena budayanya yang begitu kuat,” terang Dhito.

Dia mencontohkan budaya asli Kabupaten Kediri yang saat ini masih eksis, tak tergerus oleh zaman. Seperti wayang krucil dan wayang gedeg. 

Sekarang ini yang ia lakukan, terang Dhito, adalah menginventarisir satu persatu untuk memilih peninggalan budaya asli khas Kabupaten Kediri.

Bahkan jika dipercaya memimpin kabupaten ini, dia tidak keberatan jika halaman depan luar kantor Pemkab Kediri nantinya dijadikan ajang kreasi oleh para seniman  “Saya rasa kalau diadakan pergelaran seni satu bulan sekali tidak masalah,” ujarnya.

Putra dari politisi senior PDI Perjuangan yang sekarang menjabat Seskab, Pramono Anung, ini punya keinginan membangun gedung kesenian yang lokasinya berdekatan dengan museum.

“Kita akan bangun gedung kesenian yang rencananya berdekatan dengan museum. Nah museum ini sedang kita pikirkan konsepnya apakah itu menceritakan seluruh kesenian dan sejarah Kabupaten Kediri. Atau menjelaskan bagaimana sejarahnya dulu, Sri Aji Joyoboyo. Antara kedua itu yang kita matangkan,” terang Dhito.

Selain sarasehan budaya Panji, di sela-sela kegiatan disisipi edukasi tentang tata cara mencoblos yang benar kepada generasi mileni. (putera)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...