
SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sekitar 100 dari 154 kelurahan di Kota Pahlawan, tercatat nol kasus penularan Covid-19. Yang menggembirakan, angka kesembuhan Covid-19 juga meningkat.
Menurut Risma, angka kesembuhan Covid-19 di Surabaya meningkat salah satunya karena dukungan dukungan tim swab hunter. Tim ini setiap hari semakin masif melakukan tes usap berkeliling di setiap kecamatan se-Surabaya.
Baca juga: Agar Ekonomi Selama Pandemi Jalan, Risma Ajak Warga Jaga Kondusifitas
Apalagi pascalibur nasional dan cuti bersama beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan ‘swab hunter’ di kawasan perbatasan.
“Ini kita lakukan karena setelah libur nasional dan cuti bersama diharapkan tidak menambah banyaknya kasus di Surabaya,” kata Risma, usai menghadiri pembukaan Hotel Tangguh di Grand Mercure Kota Surabaya, Jumat (6/11/2020).

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini menjelaskan, pelaksanaan swab hunter ternyata dinilai cukup efektif. Sebab, dalam sehari ada sedikitnya lima orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di satu wilayah.
Sehingga dari situlah, warga yang melanggar langsung dilakukan tes usap. “Alhamdulillah hasilnya semakin melandai, turun terus angka kasus dan kesembuhannya makin banyak,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menambahkan berdasarkan data Dinkes terbaru per Jumat, jumlah tes usap sejak pertama kali kasus hingga hari ini mencapai 217.463 spesimen.
Sedangkan untuk angka kesembuhan per Kamis (5/11/2020) berjumlah 14.896 kasus. “Sementara untuk kasus aktifnya per kemarin yakni 75 kasus,” ungkap Febriadhitya.
Dia menyebut, jika kesembuhan semakin banyak dan angka kasus semakin rendah maka secara otomatis, keberhasilan itu membuat beberapa kelurahan di Kota Pahlawan menjadi nol kasus Covid-19. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS








