Minggu
19 Juli 2026 | 10 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilkada 2020, PDIP Sanksi Tegas bagi Kader yang Mbalelo

pdip-jatim-kusnadi-310820

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi menegaskan partainya akan memecat kader yang tidak tegas lurus dengan keputusan pusat, terutama terkait Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020.

“Pak Sekjen Hasto sudah mengingatkan. Kalau sudah diingatkan tapi tetap tak diperhatikan maka sudah pasti sanksi. Ya pecat, mau sanksi apalagi,” kata Kusnadi kepada wartawan, Senin (31/8/2020).

Menurut dia, peringatan tersebut juga telah beberapa kali disampaikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, lalu Sekjen Hasto Kristiyanto terus mengingatkan agar kader tidak ‘mbalelo’ dari keputusan Partai.

Baca juga: PDIP Jatim Sudah Pastikan Kemenangan di 11 Pilkada

Selain itu, kesolidan dan kekompakan juga diyakini mampu membawa partai menjadi lebih baik, sekaligus memenangkan kontestasi di pilkada yang digelar serentak pada 9 Desember 2020.

“Apapun keputusan partai itu harus dijadikan suatu pegangan kader. Apa yang sudah diputuskan partai harus diperjuangkan dan tak ada lagi pertanyaan seperti kenapa kok (milih) ini, kok bukan dia dan lainnya,” ujar pria yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim tersebut.

“Saat ke Surabaya, Pak Sekjen memang tidak menyebut spesifik daerah. Tapi peringatannya itu berlaku untuk semua daerah. Dan kebijakan partai sudah jelas serta tegas,” tambah dia.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, lanjut Kusnadi, juga sudah memberikan target kepada PDIP Jawa Timur dalam menghadapi Pilkada 2020. Menurutnya, target memenangkan 13 dari 19 pilkada di Jatim tersebut bisa dicapai kalau solid.

“Tidak mungkin (target) itu dicapai oleh seseorang atau segelintir orang saja, tapi harus dicapai dengan cara gotong royong. Nah, memang masa seperti Pilkada adalah masa yang genting. Bukan hanya bagi PDIP saja, tapi bagi semua partai,” tuturnya.

Baca juga: Pilwali Surabaya, Whisnu Tegaskan akan Tunduk pada Keputusan Partai

“Kami optimistis, untuk pilkada di Jawa Timur, kami bisa memenuhi target Ketua Umum PDI perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” Kata Kusnadi.

Pihaknya optimistis sebelum tanggal 4 September, seluruh rekomendasi akan turun. “Kami juga yakin di tanggal 4 September, kami akan bersama-sama mendaftar serentak sesuai arahan DPP,” katanya.

“Kami merencanakan tanggal 3 September bertemu pengurus cabang (kabupaten/kota). Mereka akan kami dampingi saat mendaftar,” terang Kusnadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...