Kamis
22 Oktober 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wapres Minta Maaf Soal Corona, Arteria: Itu Langkah yang Sangat Baik

pdip-jatim-arteria-240520

JAKARTA – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI Arteria Dahlan mengatakan, langkah Wakil Presiden Ma’ruf Amin minta maaf kepada masyarakat patut untuk diapresiasi. Sebelumnya Ma’ruf Amin minta maaf karena pemerintah belum berhasil memutus mata rantai Corona.

“Kita harus apresiasi. Beliau tidak mau berpolemik di ruang publik, memilih untuk mengucapkan maaf di hari baik dan bulan baik. Kami pikir itu langkah yang sangat baik, ya,” ujar Arteria, di Kompleks Parlemen RI Senayan, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu menambahkan, sebaiknya tidak perlu memperpanjang permintaan maaf itu lagi karena kini pemerintah sudah berupaya maksimal untuk mengatasi dampak penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dia menilai, sejauh ini kerja pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dapat diinformasikan dengan baik kepada DPR.
Makanya, sebut Arteria, DPR memberi kepercayaan kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan kedaruratan kesehatan yang baru.

“DPR tidak hanya melulu mengatakan ini gagal, itu tidak gagal. Tapi bagaimana semua program kedaruratan kesehatan ini dapat berjalan secara efektif, bermanfaat, kemudian juga dapat dirasakan semua pihak. Tidak hanya tenaga medis, dokter, maupun juga publik,” tuturnya.

Pihaknya memastikan bahwa setiap kebijakan yang dilakukan Pemerintah akan selalu dikawal dan diawasi betul-betul oleh DPR. Dengan pengawalan dan pengawasan itu, jelas Arteria, wajib hukumnya apabila kebijakan itu memberi manfaat dan mudah dicerna sehingga publik tidak mendapatkan distorsi informasi.

Dia juga berpendapat mengenai lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia. Menurut dia, kasus positif virus Corona yang semakin tinggi bukan berarti pemerintah gagal dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah di Indonesia.

Arteria menyebut peningkatan jumlah kasus positif Corona itu bisa saja disebabkan oleh alat pengetesan yang semakin banyak dan kesadaran masyarakat untuk tes Corona semakin tinggi.

Menurutnya, parameter kegagalan dalam penanganan Covid-19 dapat dilihat dari angka pasien meninggal karena virus tersebut. Jika persentase angka meninggal sudah tinggi dari jumlah pasien positif, sebut Arteria, di situlah pemerintah bisa dianggap gagal.

Hingga kini, imbuh Arteria, kemampuan orang untuk sembuh dari Covid-19 masih terbilang tinggi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...