Rabu
19 Agustus 2026 | 8 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tampung Air Hujan, Pemkot Surabaya Bangun Mini Bosem di Mayjen Sungkono

pdip-jatim-mini-bosem-mayjen-sungkono1

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya sedang membangun mini bozem di depan kantor TVRI Jawa Timur, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya sejak pekan lalu. Pembangunan mini bosem ini untuk menampung limpahan air hujan dari kawasan Dukuh Kupang Surabaya.

Menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, mini bosem tersebut juga akan dilengkapi taman. Hal itu dia sampaikan saat memantau pembangunan mini bosem tersebut.

“Pak, nanti di sini di buat taman juga,” ujar Risma, kepada salah seorang petugas Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Minggu (26/1/2020).

Baca juga: Jurus Risma Atasi Banjir di Kawasan Mayjen Sungkono

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan, di sekitar mini bosem juga akan dilengkapi dengan taman. Bahkan, Risma telah minta petugas DKRTH agar membuat taman dengan menanami rerumputan dan tanaman perdu, sehingga terlihat rindang.

“Karena menggunakan alat sendiri dan semuanya kita kerjakan sendiri, jadi enggak pakai anggaran,” tutur dia.

Lahan milik Pemkot Surabaya yang berada di depan TVRI digunakan sebagai tampungan air hujan. “Tampungan sebentar, untuk mengurangi beban (aliran air) yang ke bawah,” jelas Erna.

Dia menyebutkan, beberapa waktu lalu saat terjadi hujan lebat hingga mengakibatkan genangan di sekitar Jalan Mayjend Sungkono Surabaya, karena disebabkan adanya bottle neck di depan Darmo Park.

“Bottle neck terjadi karena ukuran box culvertnya 2×2 meter, namun di depan Darmo Park 60×60 cm,” terangnya.

Menurut Erna, sebelumnya juga sudah dilakukan lelang beberapa kali, tapi mereka terkendala dengan adanya gardu PLN, dan kabel fiber optic (FO) yang begitu banyak.

“Akhirnya kemarin kita bongkar, kabel FO kita tarik terus dimasukkan ke box culvert. Mudah-mudahan airnya lancar,” harap dia.

Erna juga menjelaskan, jika tampungan air di mini bosem sudah penuh, limpahan air akan turun ke bawah melewati crossing saluran di depan kantor Yamaha. Kemudian, air mengarah ke brandgang Java Paragon dan selanjutnya ke Darmo Park.

Mini bosem yang tengah dibangun tersebut, berukuran 50 x 15 meter. Karena letak lahannya miring, kedalaman di sisi utara 3 meter, sedangkan selatan 2 meter.

Untuk mempercepat proses pengerjaan, pihaknya juga menerjunkan beberapa alat berat, beserta puluhan petugas DKRTH dan DPUBMP. “Seminggu lagi kita targetkan selesai,” kata Erna. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada ...