Sabtu
08 Agustus 2026 | 10 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Nganjuk Soroti Proyek Jalan Cumpleng, Ini Sebabnya…

pdip-jatim-marianto-jalan-cumpleng-nganjuk

NGANJUK – Proyek pelebaran Jalan Cumpleng di dua sisi bahu jalan kecamatan Ngluyu, mendapat sorotan tajam dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk Marianto.

Pasalnya, proyek pengerjaannya disinyalir asal-asalan dan ketebalan dari media pelebaran tersebut tidak rata. Juga, belum genap satu bulan sudah banyak yang mengalami keretakan, bahkan pekerjaannya terputus-putus.

Menurut Marianto, proyek tersebut dilakukan oleh dua kontraktor, yakni CV Wiar dengan anggaran Rp 191.100.000 untuk pengerjaan berem dan CV Indrajaya Utama dengan anggaran Rp. 748.660.000 untuk pelebaran Jalan Cumpleng.

Ketua Komisi III DPRD Nganjuk ini mengatakan, pengerjaan berem seharusnya includ menjadi satu dengan pelebaran jalan. Bahkan ia juga menegaskan dari hasil sidak pada hari Senin hari ini, pihaknya banyak menemukan pengerjaan proyek tersebut yang hasilnya kurang baik.

Pihaknya meyakini, pengerjaan pengerukan tanah sebelum dilakukan pembetonan pada kedua sisi bahu jalan, dilakukan dengan sistem manual. Sebab, jelas dia, kalau dilakukan dengan alat, hasil dari ketebalannya pasti sama dan rata.

“Bukan seperti ini, yang ketebalannya ada yang 10 Cm, 15 Cm, 20 Cm dan 25 Cm. Bahkan pengerjaannya terkesan asal-asalan, karena pengerjaannya-pun di clong-clong (Jawa artinya putus-putus), seperti bahu sisi kiri dibiarkan 30 meter dan sisi kanan 120 meter, lalu dilanjutkan lagi,” kata Marianto di sela-sela sidak. 

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini menambahkan, dari hasil evaluasi dan sidak komisi III, proyek pelebaran Jalan Cumpleng sudah banyak yang retak dan jelek. Sedangkan kalau dilihat dari perencanaannya tidak matang dan terkesan mubazir.

Dirinya juga menyayangkan kondisi ini, dimana seharusnya pihak konsultan dapat melakukan pengawasan efektif agar pembangunan dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan kualitas. 

“Sepertinya tidak ada pengawasan atau longgarnya pengawasan dari pihak konsultan dalam proyek pengerjaan pelebaran Jalan Cumpleng di sepanjang jalan Kecamatan Ngluyu, sehingga terkesan pembangunan ini asal-asalan,” katanya.

Setelah sidak ini, pihaknya akan melakukan rapat internal guna membahas pekerjaan pelebaran jalan sebagaimana hak pengawasan legislatif. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...