Rabu
01 Juli 2026 | 5 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Menko PMK, Muhadjir Teringat Kenangan Ibunya yang Kagumi Megawati

pdip-jatim-puan-muhadjir-salaman

JAKARTA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy teringat dengan cerita ibu kandungnya yang mengagumi sosok Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri. K

enangan itu ia ungkapkan usai mengikuti prosesi serah terima jabatan Menko PMK bersama Puan Maharani. Saat ini, putri Megawati itu sudah menjabat sebagai Ketua DPR.

“Kenangan saya paling istimewa adalah pertama saya bersalaman dengan Bu Mega, ibunya Bu Puan dan saya mencium tangan beliau (Megawati). Padahal saya orang Muhammadiyah dan enggak ada tradisi itu,” kata Muhadjir di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

“Saya lakukan itu. Kenapa? Karena saya ingat betul waktu saya masih kecil, Bu Mega pernah tinggal di Madiun, Wisma AURI, di TNI AU sekarang,” sambung Muhadjir.

Pada masa itu, kata Muhadjir, Megawati merupakan ibu rumah tangga yang memiliki kharisma sebagai pemimpin. Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut, banyak orang saat itu yang rela berangkat dari luar Madiun untuk melihat sosok Megawati.

“Salah satunya ibu saya. Ibu saya itu dari rumah saya tidak di Kota Madiun, masih perlu naik kereta 20 kilometer. Ramai-ramai hanya untuk lihat Ibu Mega saja. Ibu saya tidak kepikiran untuk salaman. Jadi hanya cuma melihat karena Bu Mega mau belanja gitu,” kata Muhadjir.

Dengan melihat sosok Megawati saja, kata Muhadjir, ibunya sudah sangat senang. Sang ibu pun menceritakan hal tersebut ke Muhadjir.

“Begitu saya bisa salaman, saya merasa mewakili ibu almarhumah saya. Karena itu, kami punya hubungan dekat dengan beliau, sering kami undang ke kampus, pas saya masih rektor. Dan terakhir beliau saya mohon untuk resmikan rumah sakit yang kami desain khusus untuk diresmikan oleh Ibu Megawati,” kata dia.

Karena itu pula, ketika bertugas sebagai Mendikbud dan bekerja di bawah koordinasi Puan Maharani, Muhadjir mengaku senang. “Saya meskipun lebih tua tapi saya banyak belajar dari beliau (Puan) selama ini,” katanya. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ratusan Pecatur Muda Gresik Berlaga di Soekarno Cup 2

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar turnamen Catur Soekarno Cup 2 Gresik Junior Chess Fighter ...
KRONIK

Banggar DPR Sepakati Anggaran Sekolah Swasta Gratis pada RAPBN 2027

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI resmi menyepakati tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor ...
KRONIK

Menghidupkan Marhaenisme di Hutan Jono: Saat Gotong Royong Petani Menjinakkan Paceklik Ekonomi

BOJONEGORO – Di tengah bayang-bayang pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli yang kian menjepit masyarakat bawah, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Batu Minta Tiga Raperda Strategis Segera Diimplementasikan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang telah ...
KABAR CABANG

Airlangga Pribadi: Tantangan Kemerdekaan Kini Hadir dalam Ketimpangan Ekonomi Digital

Airlangga Pribadi Kusuma menilai tantangan kemerdekaan Indonesia kini hadir dalam ketimpangan ekonomi digital. ...
KRONIK

Pawai Muharram Sumenep, Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melapas Pawai Muharram 1448 Hijriah di depan Labang Mesem, pada ...