Jumat
28 Agustus 2026 | 1 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kursi Parpol Pendukung Jokowi Sudah Mampu Ciptakan Pemerintahan yang Solid

pdip-jatim-ketum-parpol-jokowi

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, konfigurasi kekuatan penyokong pemerintah di parlemen ke depan sudah cukup mampu menciptakan pemerintahan yang efektif dan solid. Hal itu dapat dilihat dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei tentang perolehan suara partai politik dalam Pemilu 2019 lalu.

“Dari jumlah kursi yang dimiliki Jokowi-Ma’ruf ke depan, sebagai pendukung utamanya adalah sekitar 60 persen. Itu telah memenuhi syarat bagi terciptanya pemerintahan yang efektif dan solid,” kata Hasto saat di Rumah Aspirasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

“Itu sudah mampu menciptakan pemerintahan yang mampu menjalankan amanat rakyat,” lanjut dia.

Meski demikian, pintu bagi partai politik yang ingin masuk menjadi penyokong pemerintah ke depan bukan berarti tertutup rapat. Hanya saja, proses koalisi baru dibahas setelah kepastian hukum kemenangan Pemilu 2019 didapatkan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Apakah nanti ada proses rekonsiliasi, proses konfigurasi, sepenuhnya nanti setelah penetapan presiden dan wakil presiden dilakukan,” ujar Hasto.

“Bapak Presiden Jokowi sendiri yang nanti punya kebijakan dan akan dikonsultasikan tentu saja dengan para ketum parpol,” lanjut dia.

Saat ini, partai partai politik pendukung Jokowi-Ma’ruf masih sibuk melakukan pengamanan penghitungan surat suara berjenjang.

Hasto juga mengingatkan partai politik anggota koalisi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin bahwa mereka memiliki kewajiban yang tidak ringan pada pemerintahan ke depan.

“Koalisi juga memiliki sebuah tanggung jawab terhadap janji kampanye (capres cawapres), untuk memastikan seluruh janji kampanye berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, partai politik anggota koalisi juga wajib menjaga efektivitas pemerintahan sekaligus stabilitas dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurutnya, tugas itu tidak hanya dibebankan pada 10 partai politik yang pada Pemilu 2019 mendukung dan mengusung pasangan capres cawapres Jokowi-Ma’ruf. Sepuluh partai politik itu, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKB, Partai Nasdem, PPP, Hanura, Perindo, PKPI, PSI dan PBB.

Tanggung jawab yang sama juga akan dibebankan kepada partai politik yang bakal masuk koalisi. “Kalau kita lihat, orientasi partai-partai politik untuk bergabung dengan pemerintahan baru, di dalam pengalaman-pengalaman sebelumnya, memang terjadi,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Percepat Konsolidasi Organisasi dan Pasang Target 12 Kursi di 2029

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang mempercepat konsolidasi organisasi dengan menuntaskan struktur kepengurusan ...