Kamis
30 Juli 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Kalau Tidak Diberi Hak Pilih, Laporkan!

pdip-jatim-megawati-konsolidasi-banten


SERANG – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta para kadernya berani bersuara bila ada petugas pemilihan yang tak memberikan hak pilih kepada warga negara. Pasalnya, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih saat pemilu, dan berkewajiban untuk tidak golput.

Menurut Megawati, semua hak dan kewajiban itu sudah diatur dalam Konstitusi yakni UUD 1945. “Kalau memang masyarakat punya animo memilih, sudah mendaftar untuk mencoblos, ya harusnya dikasih. Tak usah banyak alasan,” kata Megawati saat melakukan konsolidasi internal di Gedung DPD PDI Perjuangan, Serang, Banten, Senin (15/4/2019).

Kepada para kader PDIP, Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar benar-benar memahami aturan yang sudah ditetapkan dari konstitusi hingga tingkat peraturan KPU. Misalnya, tidak boleh ada alasan petugas pemilihan untuk menahan orang sehingga tak memilih hanya karena batas waktu.

Putri Proklamator Ir Soekarno itu meminta kader dan siapa pun yang merasakan dipersulit dalam mendapatkan hak pilih, untuk berani berbicara. “Setiap warga negara punya hak yang sama di mata hukum. Jadi kalau tak diberi hak memilih, protes boleh, mengadu boleh. Saya lihat kemarin di Sydney, di Hongkong, laporkan saja,” kata Megawati.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya memang mendorong agar hak memilih dan dipilih yang dijamin konstitusi benar-benar dilaksanakan.

“Siapa pun warga negara yang punya hak memilih harus diberikan. Bila C6 (formulir undangan, red) tak diberikan karena ada yang mengerahkan RT/RW melakukan demikian, maka warga bisa datang dengan hanya membawa KTP,” kata Hasto Kristiyanto.

Seluruh kader PDIP diminta untuk bersatu padu dengan parpol Koalisi Indonesia Kerja untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemungutan dan penghitungan suara di TPS pada 17 April.

“Selain itu, bagi para ibu, siap-siap membuat dapur umum, menyediakan nasi bungkus dan makanan, minuman, kepada kader kita yang bertugas sebagai saksi,” ujarnya.

Bahkan saat masa kampanye lalu pun, PDIP, kata Hasto Kristiyanto,  sudah membuat dapur umum untuk menyediakan makanan bagi peserta kampanye yang hadir. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Minta Aspirasi Kades soal KDMP Disampaikan Resmi ke Pemerintah Pusat

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meminta para kepala desa (Kades) menyusun dan ...
LEGISLATIF

Reses di Tuban, Ony Setiawan Soroti Krisis Air Irigasi dan Alih Fungsi Lahan Hutan di Senori

TUBAN – Masa Reses Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan dimanfaatkan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong UMKM Kuliner Gresik Kuasai Fotografi Storytelling untuk Rebut Pasar Gen Z

GRESIK – Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong pelaku UMKM kuliner di Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Tuntaskan 93,6 Persen Pengadaan Lahan Tol Kertosono–Kediri

Pemkab Kediri menuntaskan 93,6 persen pengadaan lahan Tol Kertosono–Kediri dan mempercepat penyelesaian Tol ...
LEGISLATIF

Kanang Soroti Pengalihan Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih, Khawatir Hambat Pembangunan Desa

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, menyoroti kebijakan pengalihan sebagian Dana Desa ...
KRONIK

Bupati Fauzi Serahkan BLT-DBHCHT pada Ribuan Buruh dan Petani Tembakau

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil ...