Jumat
28 Agustus 2026 | 1 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Jangan Terburu Ekspor Beras yang Baru Dipanen

pdip-jatim-megawati-panen-raya-indramayu

INDRAMAYU – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap Indonesia tidak terburu-buru mengekspor beras yang baru dipanen. Sebab, menurut Presiden ke-RI tersebut, stok beras untuk penduduk Indonesia harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Kalau panen padi itu, berasnya jangan langsung diekspor dulu. Suruh rakyat makan dulu, cukup dulu, baru sisanya diekspor,” kata Megawati, saat menghadiri panen raya padi di Desa Majakerta, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Megawati menyebutkan bila bahan pangan didahulukan untuk rakyat, maka akan mempermudah swasembada pangan di Indonesia.

“Kalau panen padi dan rakyat didahulukan, maka kita bisa swasembada, bisa berdiri di kaki sendiri,” ujar Mega di hadapan para petani Indramayu, ratusan warga desa Majakerta, dan seluruh kader PDIP Indramayu.

Megawati mengajak para pemuda desa untuk mau kembali bertani, dan menggarap tanah mereka menjadi sawah daripada migrasi ke kota atau bekerja di pabrik.

“Kalau saya tanya kenapa tidak mau jadi petani, jawabannya capek. Tentu capek, tapi nikmat karena tanahnya milik sendiri,” ucapnya.

Dia menjelaskan, menjadi petani pada saat ini dipermudah dengan adanya kelompok tani serta dukungan dari pemerintah. “Dengan kelompok tani, para petani bisa memiliki suara yang lebih solid, caranya kerja juga bagus, tahu bibit ini bagus atau tidak,” tambah Megawati.

Pemerintah memberikan dukungan dengan menyediakan benih-benih unggul bagi para petani, sehingga petani tinggal memilih mana yang cocok untuk ditanam di tanah mereka.

Selain panen raya, Megawati juga ikut menanam bibit padi unggul temuan kader PDI Perjuangan Surono Danu bernama Mari Sejahterakan Petani (MSP). Panen kali ini merupakan panen pertama bibit padi MSP di Indramayu.

Megawati juga mengingatkan masyarakat kembali memilih Jokowi untuk melanjutkan program-program kerjanya. Terutama yang menyangkut kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan. “Indonesia butuh pemimpin yang punya visi ke depan di bidang pertanian. Saya melihat Jokowi bukan karena saya memilih beliau, tetapi orang ini (Jokowi) mau kerja. Dia kerja keras, sederhana, ngomongnya saja sangat sopan,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...
KRONIK

Bebas Asap Rokok, Dua Tempat di Banyuwangi Ini Raih Penghargaan Tertinggi di Jawa Timur

BANYUWANGI – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang sehat mendapat apresiasi di tingkat ...