Minggu
08 November 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dana Awal Kampanye PDI Perjuangan Rp 105 M

pdip-jatim-dana-kampanye-ilustrasi

JAKARTA – Bendahara Umum PDI Perjuangan Olly Dondokambey menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) sebesar Rp 105 miliar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (23/9/2018). Dana tersebut berasal dari dana sejumlah caleg dan dari kas partai politik.

“Laporan kita, dari semua caleg yang kita lapor 569 Caleg PDIP yang sudah terdaftar di sini, total yang disetor ke kita ada sebanyak Rp 105,7 miliar,” ujar Olly Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta.

Dia merinsi, dana sebesar Rp 105,7 miliar terdiri dari para caleg sebanyak Rp 103,3 dan dari partai politik Rp 2,7 miliar. Menurutnya, masih ada caleg yang belum melaporkan dana kampanye sebanyak 4 caleg.

“Iya, baru para caleg dan partai politik. Belum ada sumbangan dari pihak ketiga,” tutur dia.

Meskipun tidak memasang target jumlah dana yang terkumpul, lanjut Olly, pihaknya memprediksikan pengeluaran masing-masing caleg sekitar Rp 500 juta. Biaya terbesar untuk kampanye adalah dana transportasi.

“Rata-rata dari kemampuan caleg kita hitung satu caleg paling kampanye sekitar Rp 500 juta-lah. Satu orang paling habis segitu. Pengeluaran paling besar untuk transportasi,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin juga melaporkan dana awal kampanye ke kantor KPU. “Kami sudah kumpulkan dana sebesar Rp 11 miliar. Itu untuk uang tunainya sebesar Rp 8,5 miliar, dan selebihnya kami berupa jasa,” ujar anggota tim bendahara TKN Jokowi-Amin, Sayfrizal.

Dana awal kampanye merupakan salah satu hal yang wajib dilaporkan partai politik atau tim kampanye capres-cawapres ke KPU selain pelaporan dana akhir pada April 2019 nanti.

Sayfrizal mengungkapkan, dana awal kampanye TKN Jokowi-Ma’ruf Amin berasal dari sumbangan perusahaan dan sumbangan dari orang pribadi.

Untuk sumbangan tersebut, dia mengatakan ada 4 perusahaan yang memberikan sumbangan. Sementara itu orang pribadi yang menjadi penyumbang ada satu orang.

“Tapi saya enggak berani bicarakan (identitas penyumbangnya). Saya di sini untuk menyampaikan saja, udah bersama Sekjen kan kemarin sama wakil bendahara juga,” kata dia.

Saat ini, lanjut Sayfrizal, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin masih menghitung besar dana yang harus dikumpulkan untuk kampanye. Soal target, dia mengaku bahwa TKN belum memiliki target.

Pihaknya akan terbuka dan melaporkan setiap penambahan dana kampanye yang masuk ke rekening khusus dana kampanye.

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari sebelumnya menjelaskan, ada tiga jenis laporan dana kampanye terkait dengan pemilu, baik pemilu presiden maupun pemilu legislatif.

Tiga jenis laporan tersebut adalah laporan awal dana kampanye, laporan sumbangan dana kampanye, dan laporan akhir dana kampanye. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...
KRONIK

Soekarno Run Blitar Tembus 5.000 Pelari, Hotel Penuh dan UMKM Ikut Bergerak

BLITAR — Soekarno Run Blitar 2026 melampaui target awal 4.200 peserta. Antusiasme masyarakat membuat jumlah pelari ...
KRONIK

Pagelaran Campursari Tombo Ati Bojonegoro, Merawat Seni Tradisi dan Penggerak Ekonomi

BOJONEGORO – Alunan musik campursari dan gelak tawa warga membahana di Lapangan Desa Sambongrejo, Kecamatan ...
KRONIK

Soekarno Run Lewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, Eri Cahyadi: Tanamkan Semangat Berdikari

BLITAR — Lintasan Soekarno Run 2026 yang melewati kawasan Istana Gebang dan Makam Bung Karno bukan sekadar rute ...
KRONIK

Candra PDIP Dorong Watu Ulo Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Destinasi Wisata

JEMBER – Potensi wisata bahari Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, dinilai belum tergarap maksimal untuk ...